Tekan Metan Pemicu Kebakaran TPA, DLH Kota Malang Manfaatkan Bakteri Limbah Susu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kepulan asap dan api masih menyala di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang. SP/ MLG
Ilustrasi. Kepulan asap dan api masih menyala di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna meminimalkan kadar gas metan di TPA Supit Urang yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Jawa Timur memanfaatkan bakteri dari limbah susu. Sehingga, upaya tersebut menjadi strategi dalam menyiasati keterbatasan ketersediaan alat khusus yang difungsikan menghisap gas metan.

"Kebakaran (TPA) salah satunya disebabkan tingginya gas metan, nah upaya yang kami lakukan agar tidak terjadi adalah menggunakan bakteri dari hasil limbah susu untuk menekan metannya," kata Pelaksana harian Kepala DLH Kota Malang Gamliel Raymond Hatigoran, Selasa (21/07/2026).

Dia menjelaskan bakteri dari limbah susu yang digunakan sudah dalam bentuk cair, sehingga proses penyebarannya lebih mudah karena langsung disemprotkan ke areal penampungan sampah di TPA Supit Urang seluas delapan hektare. Selain itu, upaya penyemprotan bakteri ke tempat penampungan dilakukan secara rutin, yakni dua kali dalam satu pekan.

"Selama ini gas metan TPA Supit Urang diambil untuk digunakan gas, tetapi dengan kebakaran sekitar empat atau lima tahun lalu semua alat terbakar," ujarnya.

Selain menggunakan cairan mengandung bakteri khusus, dinas terkait juga melakukan upaya lainnya, yakni dengan melaksanakan pengurukan tanah untuk menimbun sampah sehingga produksi gas metan bisa ditekan. Setelah itu, petugas di TPA Supit Urang rutin melakukan aktivitas penyiraman untuk menurunkan suhu udara yang ditimbulkan akibat panas di musim kemarau.

"Untuk antisipasi lainnya, teman-teman TPA melaksanakan pengaturan waktu pada proses pengiriman sampah," katanya.

Selain itu, untuk mengatasi lonjakan volume sampah di TPA Supit Urang, DLH Kota Malang memaksimalkan penanganan di tingkat hulu melalui beragam fasilitas pengelolaan, seperti lima TPS 3R dan satu TPS Terpadu. Kemudian, sampah juga diolah di 370 bank sampah, 22 Rumah Pilah Kompos dan Daur Ulang (PKD), serta dua Pusat Daur Ulang (PDU). ml-03/dsy

Berita Terbaru

Ning Ita Dorong Pencari Kerja Manfaatkan Pelatihan untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

Ning Ita Dorong Pencari Kerja Manfaatkan Pelatihan untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

Senin, 31 Agu 2026 16:23 WIB

Senin, 31 Agu 2026 16:23 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan kerja berbasis ko…

Stok Darah Golongan A dan AB Kian Menipis, PMI Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Donor Darah

Stok Darah Golongan A dan AB Kian Menipis, PMI Kota Mojokerto Ajak Masyarakat Donor Darah

Senin, 31 Agu 2026 16:16 WIB

Senin, 31 Agu 2026 16:16 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Ketersediaan stok darah di Unit Pelayanan Darah (UPD) PMI Kota Mojokerto untuk golongan darah A dan AB kian …

Polsek Garum Edukasi Siswa/siswi SDN Diberi Anti Bullying dan Bijak Gunakan HP

Polsek Garum Edukasi Siswa/siswi SDN Diberi Anti Bullying dan Bijak Gunakan HP

Senin, 31 Agu 2026 15:55 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Polsek Garum lakukan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada pelajar melalui program Police Goes to School. Kali in Polsek …

Petani di Mojokerto Pilih Beralih Tanam Jagung Imbas Pasokan Air Terbatas

Petani di Mojokerto Pilih Beralih Tanam Jagung Imbas Pasokan Air Terbatas

Senin, 31 Agu 2026 15:48 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pasca pasokan air mulai terbatas di musim kemarau ini, membuat sejumlah petani di wilayah Mojokerto, Kecamatan Trimurjo,…

Pemkot Surabaya Hadirkan Taman Prestasi, Wujudkan Rekreasi Murah dan Edukatif Anak

Pemkot Surabaya Hadirkan Taman Prestasi, Wujudkan Rekreasi Murah dan Edukatif Anak

Senin, 31 Agu 2026 15:42 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mewujudkan ruang publik ramah anak dan berorientasi pada keluarga, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan Taman…

Rumput Stadion Ponorogo Rusak Usai Konser Jos Jis, Persepon Desak EO Tanggung Jawab, Kabid PoRA Bungkam

Rumput Stadion Ponorogo Rusak Usai Konser Jos Jis, Persepon Desak EO Tanggung Jawab, Kabid PoRA Bungkam

Senin, 31 Agu 2026 15:39 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Rumput Stadion Batoro Katong, Ponorogo, mengalami kerusakan setelah digunakan sebagai lokasi konser Jos Jis Fest, Minggu…