Reses di Kedungkandang, Puguh DPRD Jatim Dorong Kesejahteraan Guru

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

MALANG,SURABAYAPAGI.COM :  – Peningkatan kesejahteraan guru, penguatan sekolah swasta, hingga langkah antisipatif terhadap penyebaran LGBT menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (26/7/2026).

Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 yang dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan guru, dan berbagai elemen warga itu menjadi forum penyampaian berbagai persoalan strategis di bidang pendidikan dan sosial.

Puguh mengatakan, aspirasi yang paling banyak disampaikan berasal dari kalangan pendidik yang berharap pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya guru di sekolah swasta.

"Perwakilan guru menyampaikan bahwa kesejahteraan guru masih perlu ditingkatkan. Padahal, kesejahteraan guru merupakan faktor penting dalam mendukung kualitas pendidikan. Ketika guru sejahtera, proses belajar mengajar tentu akan berjalan lebih optimal," ujarnya.

Legislator PKS itu menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama ini telah memberikan dukungan melalui program Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) bagi SMA dan SMK negeri maupun swasta. Namun, menurutnya, program tersebut masih perlu diperkuat agar mampu menjawab kebutuhan sekolah, terutama swasta.

"Pemerintah Provinsi sudah mengalokasikan anggaran BPOPP setiap tahun yang juga kami kawal di Komisi E. Tetapi tentu dukungan ini masih perlu ditingkatkan karena belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan," katanya.

Puguh menegaskan perhatian terhadap sekolah swasta menjadi sangat penting mengingat kapasitas sekolah negeri di Jawa Timur masih terbatas.

"Saat ini daya tampung SMA dan SMK negeri hanya mampu mengakomodasi sekitar 39 persen lulusan SMP sederajat. Artinya, lebih dari 60 persen siswa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta. Karena itu, peningkatan kualitas sekolah swasta, termasuk kesejahteraan tenaga pendidiknya, harus menjadi perhatian bersama," tegasnya. rko/adv

Berita Terbaru

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…