Atasi Kekeringan, Bantuan Air Bersih mulai Sasar Pondok Pesantren di Pamekasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penyaluran bantuan air bersih. SP/PMK
Ilustrasi. Penyaluran bantuan air bersih. SP/PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Berlangsungnya musim kemarau panjang mengakibatkan beberapa kawasan di Kabupaten Pamekasan mengalami kekeringan hingga krisis air bersih. Dan saat ini pendistribusian air bersih tersebut telah menyasar sejumlah pondok pesantren dan tempat-tempat ibadah di wilayah tersebut menggunakan tiga armada mobil tangki berkapasitas 15 ribu liter sebanyak tiga kali pengiriman.

"Masjid yang menjadi sasaran bantuan air bersih kali ini adalah Masjid Nurul Yaqin Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, sedangkan pondok pesantren adalah Ponpes Nahdlatut Ta’miliyah, Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan," kata Kordinator Distribusi Bantuan Air Bersih PMI Pamekasan, Daniel Andika, Rabu (05/08/2026).

Sementara itu, menurut Daniel, sasaran pertama di Masjid Nurul Yaqin Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu Pamekasan dengan 33 kepala keluarga serta 156 jiwa. Sedangkan sasaran kedua, Pondok Pesantren Putra- Putri Nahdlatut Ta’miliyah di Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Pamekasan dengan jumlah 2.200 jiwa.

"Sesuai rencana, bantuan air bersih oleh PMI Pamekasan akan berlangsung hingga September 2026 dan akan diperpanjang apabila masih diperlukan," katanya.

Selain melalui pendistribusian bantuan air bersih, upaya mengatasi kekeringan dan kekurangan air bersih juga dilakukan pemerintah melalui pengeboran sumber air melalui program 'Bhakti TNI 2026'. Dan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, jumlah desa yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini sebanyak 76 desa, tersebar di 11 kecamatan dari total 13 kecamatan yang ada di wilayah itu. pm-01/dsy

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan pencabulan terhadap anak dengan terdakwa Jan Leon di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengungkap fakta b…

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Nama Srikandi, kelompok pendukung Maidi, muncul dalam sidang perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, ketika jaksa…

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …