Jaga Stabilitas Bapok dan Tekan Inflasi, Disperindag Magetan Gencarkan Pasar Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah warga antusias berbelanja bahan pokok di pasar murah yang digelar Disperindag Magetan di Kecamatan Kartoharjo, Magetan. SP/MGT
Sejumlah warga antusias berbelanja bahan pokok di pasar murah yang digelar Disperindag Magetan di Kecamatan Kartoharjo, Magetan. SP/MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai salah satu upaya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) sekaligus menekan angka inflasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, memperkuat daya beli masyarakat dengan menggencarkan gelaran pasar murah di wilayah Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Magetan Alih Nugraha mengatakan jika adanya kegiatan tersebut disambut antusias warga karena bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah dari pasaran. Selain meningkatkan daya beli masyarakat, kegiatan pasar murah tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.

"Pasar murah ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya, Kamis (06/08/2026).

Masyarakat antusias memadati pasar murah untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi, ikan lele, ikan nila serta berbagai komoditas pangan lainnya dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Hal itu karena Pemkab Magetan memberikan sejumlah subsidi di kisaran Rp2.500 hingga Rp12.000 tergantung komoditas. Seperti, beras kemasan 5 kilogram dari harga Rp70.000, mendapat subsidi Rp10.000 menjadi Rp60.000, minyak goreng kemasan 1 liter dari harga Rp22.000 menjadi Rp17.000, dan gula pasir 1 kilogram dari harga Rp17.500 menjadi Rp13.500. Kemudian, telur ayam 1 kilogram dari harga Rp22.500 menjadi Rp20.000 per kilogram, daging ayam setengah kilogram dari harga Rp17.000 menjadi Rp10.000, dan daging sapi seperempat kilogram dari harga Rp38.000 menjadi Rp26.000.

Komoditas ikan nila 1 kilogram dari harga Rp39.000 menjadi Rp29.000 dan ikan lele 1 kilogram dari harga Rp25.000 menjadi Rp18.000, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan memastikan kemudahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. mg-02/dsy

Berita Terbaru

Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

Kamis, 06 Agu 2026 12:21 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPD Partai Demokrat Jawa Timur mulai memanaskan mesin partai menghadapi agenda politik 2029. Langkah itu ditandai dengan…

Ombudsman RI Puji Program Homecare di Jember

Ombudsman RI Puji Program Homecare di Jember

Kamis, 06 Agu 2026 11:58 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Dr. Rahmadi Indra Tektona, S.H., M.H., melakukan kunjungan dan pemantauan langsung…

HUT RI, Pemkab Magetan Salurkan Bansos untuk 20 Penyandang Disabilitas Berat

HUT RI, Pemkab Magetan Salurkan Bansos untuk 20 Penyandang Disabilitas Berat

Kamis, 06 Agu 2026 11:53 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui D…

Lewat ‘Dasi Pak Hari Serasi’, Pemkab Pamekasan Beri Bantuan Modal Pelaku Usaha Perikanan

Lewat ‘Dasi Pak Hari Serasi’, Pemkab Pamekasan Beri Bantuan Modal Pelaku Usaha Perikanan

Kamis, 06 Agu 2026 11:46 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Melalui program 'Dasi Pak Hari Serasi/ Pendampingan dan Fasilitasi Pelaku Usaha Perikanan Secara Kerjasama dan Kolaborasi',…

Genjot Pemenuhan Gizi, DKPP Kota Madiun Pantau Ketersediaan Ikan di Pasar

Genjot Pemenuhan Gizi, DKPP Kota Madiun Pantau Ketersediaan Ikan di Pasar

Kamis, 06 Agu 2026 11:30 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan komoditas perikanan bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

Alami Gangguan Jiwa, Dinkes Tulungagung Tangani Pengungsi Etnis Rohingya

Alami Gangguan Jiwa, Dinkes Tulungagung Tangani Pengungsi Etnis Rohingya

Kamis, 06 Agu 2026 11:21 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti seorang pengungsi etnis Rohingya berinisial HN (56) yang mengalami gangguan kejiwaan Dinas Kesehatan (Dinkes)…