SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat ikut berperan menjaga fasilitas umum. DLH Surabaya bahkan telah lama menjalankan program apresiasi berupa hadiah Rp300.000 bagi warga yang berhasil mendokumentasikan aksi pencurian maupun pelanggaran lingkungan.
Pasalnya, tidak hanya kursi besi, pelaku juga kerap menyasar kabel lampu hias, pot tanaman, hingga bunga yang dipasang untuk mempercantik ruang publik. Dan meski telah dilengkapi berbagai fasilitas, taman kota justru kerap menjadi sasaran pencurian. Salah satu yang paling sering hilang adalah kursi besi yang dipasang di taman maupun pedestrian.
"Jadi kalau jumlah seluruh taman Kota Surabaya itu lebih dari 800, dan untuk taman aktif jumlahnya ada 47. Taman aktif itu dimana ada aktivitas warga bertemu. Makanya kita harus jaga taman itu bersih supaya warga mau datang," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M. Fikser, Minggu (09/08/2026).
Tak hanya itu, bahkan, kabel yang dicuri tidak hanya beberapa meter, tetapi bisa mencapai puluhan meter dalam satu kali aksi. Fikser menduga aksi pencurian kabel dilakukan oleh kelompok yang sudah berpengalaman karena mampu melepas kabel dalam waktu singkat.
"Jadi kita membuat sayembara ini memang sudah lama. Bukan sekadar melapor kehilangan, tapi harus ada (bukti) orang yang melakukan pengambilan pencurian. Cukup foto, upload ke IG-nya Dinas Lingkungan Hidup, kita respons, kita berikan uang Rp300.000," kata Fikser.
Fikser menegaskan, keterlibatan masyarakat sangat penting mengingat anggaran yang dikeluarkan pemkot untuk membangun dan merawat taman serta ruang terbuka hijau tidak sedikit. Karena itu, ia berharap seluruh warga memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas kota sehingga dapat bersama-sama menjaga aset publik dari aksi pencurian maupun vandalisme. "Mari kita bersama-sama jaga kota ini agar orang mau datang berlibur, berinvestasi di kota ini. Dan kembali lagi (hasilnya) buat kesejahteraan warga Surabaya," tutupnya. sb-03/dsy
Editor : Redaksi