SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski sudah memenuhi target diatas 101,10 persen, Perum Bulog Cabang Bojonegoro terus mempercepat penyaluran bantuan pangan beras, sekaligus menggencarkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
Langkah ini dilakukan, seperti disampaikan oleh Umar Said, Kepala Cabang Perum Bulog Bojonegoro, untuk menjaga stabilitas pasokan serta menekan gejolak harga beras di masyarakat, di tengah musim kemarau seperti saat ini.
"Distribusi beras yang kami lakukan ini setidaknya bisa menjadi langkah kongkrit masyarakat untuk mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Perum Bulog," kata Umar kepada wartawan, pada Minggu, (23/8/2026).
Distribusi beras oleh Bulog ini tambah Umar, dilakukan bekerja sama dengan Instansi Pemerintah melalui Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan serta TNI dan Polri."Kami dalam distribusi beras ini juga menggandeng Pemerintah setempat dan lintas institusi dalam hal ini Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan serta TNI dan Polri," terangnya.
Hingga saat ini, setidaknya Bulog Cabang Bojonegoro sudah merealisasikan distribusi beras SPHP merupakan realisasi terbesar ke 2 dalam kontribusi menurunkan harga di area Kancab Bojonegoro dengan realisasi sebesar 2.294.375 kg, dan yg paling besar yaitu melalu pengecer pasar dengan realisasi sebesar 2.874.780 kg.
"Perum Bulog Bojonegoro sudah mencapai target penjualan beras SPHP dengan persentase 101.10 �ngan kuantum pencapaian sebesar 6.595.960 kg," ungkapnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan harga pangan di tingkat masyarakat. Dengan Capaian tersebut Perum Bulog Bojonegoro akan terus memastikan distribusi Beras SPHP di Bojonegoro, Tuban maupun Lamongan secara aktif agar tetap bisa menjaga stabilitas pasokan dan harga yang terjangkau.jir
Editor : Redaksi