Cuaca Ektrem hingga 10 Hari tak Melaut, Nelayan Sidoarjo: Minim Tangkapan Ikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Nelayan di Sidoarjo saat akan melaut menecari ikan. SP/SDA
Ilustrasi. Nelayan di Sidoarjo saat akan melaut menecari ikan. SP/SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melihat fenomena cuaca ekstrem membuat sejumlah nelayan di Sidoarjo harus pupus tidak melaut hingga 10 hari lamanya. Meski saat ini mulai kembali melaut, namun mereka masih resah karena tangkapan ikan nelayan berkurang (minim), karena mereka harus pulang lebih awal lantaran cuaca ekstrem. Salah satunya, nelayan di kawasan Pelabuhan Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Salah satu nelayan, Hasin (32), mengaku baru dua hari kembali melaut. Nelayan yang telah 20 tahun menjalani profesi tersebut mengatakan kondisi cuaca masih menjadi kendala utama dalam mencari ikan. Dirinya biasanya berangkat melaut sekitar pukul 05.00 WIB. Dalam kondisi cuaca normal, ia dapat kembali ke pelabuhan sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, hari ini ia memilih pulang lebih awal karena cuaca kembali memburuk.

"Baru dua hari ini mulai melaut lagi. Sebelumnya sekitar 10 hari tidak melaut sama sekali karena cuaca buruk, tapi hari ini hasilnya kurang maksimal. Kalau cuaca baik biasanya pulang jam 1 siang. Hari ini pulang lebih awal karena cuaca memburuk lebih cepat," ujar Hasin di dermaga Visit Cemandi Sedati, Rabu (26/08/2016).

Meski hanya melaut dalam waktu terbatas, Hasin membawa hasil tangkapan berupa udang. Hasil tersebut diperkirakan dapat dijual sekitar Rp300 ribu. Hasil tangkapan tersebut masih belum maksimal. Selain baru kembali melaut setelah 10 hari berhenti, waktu melaut juga terpangkas karena kondisi cuaca.

Hal senada disampaikan nelayan lainnya, Mulyono. Ia mengatakan baru kembali melaut hari ini. Meski memberanikan diri melaut, Mulyono akhirnya harus pulang lebih awal karena angin dan ombak masih cukup besar. Dirinya menilai kondisi tersebut cukup membahayakan keselamatan nelayan. Cuaca ekstrem juga berdampak langsung terhadap hasil tangkapan yang diperoleh.

Sehingga, para nelayan berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga mereka dapat kembali melaut dengan waktu yang normal dan memperoleh hasil tangkapan yang lebih banyak. Bagi nelayan, kondisi cuaca sangat menentukan keselamatan sekaligus pendapatan mereka setiap hari. sd-02/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sejumlah petani di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung was-was melihat  Dam Pacar yang saat ini dilaporkan telah …

Titik Api Sulit Dijangkau, Puluhan Kali 'Water Bombing' Dikerahkan di Gunung Arjuno

Titik Api Sulit Dijangkau, Puluhan Kali 'Water Bombing' Dikerahkan di Gunung Arjuno

Rabu, 26 Agu 2026 11:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, sebanyak puluhan kali water bombing dilakukan di titik-titik api yang sulit dijangkau jalur…

Momentum Libur Maulid Nabi, Terminal Purabaya Dipadati 27 Ribu Penumpang

Momentum Libur Maulid Nabi, Terminal Purabaya Dipadati 27 Ribu Penumpang

Rabu, 26 Agu 2026 11:08 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Selama momentum Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, sebanyak ribuan penumpang mulai memadati Terminal Purabaya untuk berpergian dan…

Kebakaran Warung PKL di Lidah Wetan, Listrik Ratusan Rumah Warga Padam

Kebakaran Warung PKL di Lidah Wetan, Listrik Ratusan Rumah Warga Padam

Rabu, 26 Agu 2026 10:43 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga di Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya digemparkan adanya kebakaran hebat yang melanda warung sentra PKL RT 3,…

Artis Revaldo Fifaldi, Tak Kapok Bernarkoba

Artis Revaldo Fifaldi, Tak Kapok Bernarkoba

Rabu, 26 Agu 2026 07:44 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Artis Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan polisi. Revaldo ditangkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus…

Solidaritas Jurnalis Jatim, Tuntut Direskrimum Transparan

Solidaritas Jurnalis Jatim, Tuntut Direskrimum Transparan

Rabu, 26 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:40 WIB

PENAHANAN Raditya M Khadaffi, Pemimpin Redaksi Harian Surabaya Pagi dan pengurus PWI Jatim, ini sudah menjadi persoalan publik. Bukan lagi soal privat Raditya…