SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sejumlah petani di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung was-was melihat Dam Pacar yang saat ini dilaporkan telah jebol sekitar pukul 13.30 WIB. Kerusakan terjadi pada saat petugas BBWS tengah merencanakan investigasi kondisi bendungan. Akibatnya ratusan hektare lahan pertanian terdampak.
"Dam ini dalam masa akan diperbaiki. Memang ada laporan bahwa Dam Pacar sudah banyak yang retak. Rencananya mau diinvestigasi kerusakannya, tetapi kedahuluan ambrol," kata Petugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Andre Setiawan, Rabu (26/08/2026).
Sebelum ambrol, ditandai dengan pergeseran struktur bentang tengah bendungan yang disertai dengan suara retakan secara berulang. Dan dari investigasi awal ditemukan kerusakan pada bagian bawah bendung yang memanjang. Kondisi tersebut diduga kuat menjadi salah satu penyebab kerusakan struktur.
"Jadi tubuh bendung mulai geser, ada suara krek-krek. Di bawah bendung itu sudah groos memanjang. Tetapi kedalamannya belum terlihat. Masih akan kita investigasi dan dicek kerusakannya," jelasnya.
Pihaknya menyebut kerusakan dam tersebut berdampak langsung terhadap sektor pertanian yang ada di sekitarnya, sebab keberadaan bendungan memiliki fungsi penting untuk pengairan sawah milik petani. "Dari sembilan desa yang memanfaatkan Dam Pacar kemungkinan ada sekitar lima desa di wilayah hilir berpotensi terdampak akibat ambrolnya dam," jelas Andre.
Dijelaskan luas area persawahan yang terintegrasi dengan Dam Pacar mencapai 925 hektare. Namun, untuk kepastian area lahan yang terdampak masih akan dilakukan proses pendataan lebih lanjut. Sementara itu, di balik jebolnya Dam Pacar ratusan masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk berburu ikan mabuk. Padahal, Dam Pacar memiliki dus pintu intake hang berfungsi sebagai suplai tambahan atau suplesi terhadap debit air dari saluran utama Lodagung. tl-01/dsy
Editor : Redaksi