Ancam Bunuh Istri, Pria di Wungu Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan dan Kekerasan Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Madiun beserta jajaran saat menampilkan barang bukti perkara percobaan pembunuhan dan kekerasan terhadap anak.
Kapolres Madiun beserta jajaran saat menampilkan barang bukti perkara percobaan pembunuhan dan kekerasan terhadap anak.

i

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Polisi menetapkan THS (57), pria yang diduga menusuk anak perempuannya sendiri di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, sebagai tersangka. Penyidik Satreskrim Polres Madiun kemudian menjeratnya dengan pasal berlapis, yakni percobaan pembunuhan dan kekerasan terhadap anak.

‎Anak perempuan berusia 13 tahun  bersinisal N menjadi korban penusukan setelah berusaha melerai pertengkaran kedua orang tuanya di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

‎Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari persoalan rumah tangga antara tersangka dan istrinya, SW. Sebelum kejadian, SW diketahui telah melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Wungu.
‎
‎Pelaku diduga tidak terima atas laporan tersebut. THS disebut telah melontarkan ancaman akan membunuh SW.
‎
‎"Awalnya ada percekcokan antara suami dan istri. Dia tidak terima karena sebelumnya ada penganiayaan yang dilaporkan ke Polsek Wungu. Sebelumnya juga sempat mengancam, 'kamu akan saya bunuh'," ujar Agung, Rabu (26/8/2026).
‎
‎Pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, THS kemudian mendatangi rumah istrinya di kawasan Perumnas Mojopurno, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, dengan membawa pisau.
‎
‎Saat pertengkaran terjadi, THS diduga berusaha menyerang SW. Namun, anaknya N(13), berusaha melerai dan memisahkan keduanya.
‎
‎"Ketika anaknya memisahkan, justru anaknya yang kemudian menjadi sasaran penusukan," ungkapnya.
‎
‎Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menilai perbuatan tersangka tidak hanya kekerasan terhadap anak. Rangkaian ancaman sebelum kejadian hingga tindakan pelaku mendatangi korban sambil membawa pisau menjadi pertimbangan penyidik menerapkan pasal percobaan pembunuhan.
‎
‎"Ketika kita hubungkan antara ancaman dengan perbuatan aktifnya, memang dia ternyata sudah sempat mengancam akan membunuh. Sehingga kami simpulkan sebenarnya dia datang ke rumah perempuan ini dengan niat membunuh," tegas Agung.
‎
‎"Jadi, kita terapkan juga pasal percobaan pembunuhan," tambahnya.
‎
‎Terkait pendampingan terhadap korban yang masih di bawah umur, Agung memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
‎
‎"Pendampingan kepada korban anak tentunya kita sesuaikan SOP. Jadi, semuanya kita laksanakan," pungkasnya. 
‎
‎Atas perbuatannya, THS dijerat pasal berlapis yakni Pasal 458 ayat (1) KUHP juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan pembunuhan serta Pasal 80 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Waf

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…