Diduga Tipu Warga Ratusan Juta Rupiah, Oknum Satpol PP Kota Madiun Dilaporkan ke Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Modus Janji Loloskan Anak Masuk PPI

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dugaan penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan masuk perguruan tinggi kembali mencuat. Seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun berinisial HA dilaporkan ke Polres Madiun oleh SP, warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026).

‎Laporan tersebut terkait dugaan penipuan ratusan juta rupiah dengan dalih meloloskan anak korban masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun.

‎Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agus Sandi Anto Prabowo membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut perkara itu kini telah naik ke tahap penyidikan.

‎“Kasus tersebut sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban,” kata Agus, Kamis (5/3/2026).

‎Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula pada Juni 2025 saat SP bertemu dengan HA. Dalam pertemuan itu, HA mengaku memiliki tiga kuota khusus untuk memasukkan calon mahasiswa ke PPI Madiun.

‎Tak hanya itu, HA juga mengklaim memiliki kedekatan dengan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, sehingga diyakini mampu meloloskan anak korban ke kampus tersebut.

‎Untuk meyakinkan korban, HA meminta uang sebesar Rp300 juta sebagai biaya pengurusan. Korban yang percaya kemudian menyanggupi dan menyerahkan uang muka sebesar Rp150 juta.

‎Uang tersebut diserahkan dalam tiga tahap, yakni Rp50 juta melalui transfer dan Rp100 juta secara tunai. Penyerahan uang itu bahkan dilengkapi kwitansi sebagai bukti transaksi.

‎Korban menyebut di bagian belakang kwitansi terdapat nama dan tanda tangan Maidi.

‎Namun setelah seluruh proses seleksi berlangsung, anak korban ternyata tidak diterima di PPI Madiun. Merasa dirugikan, SP akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Madiun. Mdn

Berita Terbaru

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…

BPOM Tekan Harga Obat, Ubah Kemasan

BPOM Tekan Harga Obat, Ubah Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 21:57 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 21:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengatakan ketersediaan obat di RI masih aman untuk enam bulan ke depan d…

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Tolak Stigma Negatif Menyudutkan Jukir Sebagai “Liar” atau “Preman”

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Tolak Stigma Negatif Menyudutkan Jukir Sebagai “Liar” atau “Preman”

Selasa, 21 Apr 2026 20:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menindak lanjuti aduan jukir yang merasa resah atas narasi negatif dan dugaan intimidasi di lapangan. Komisi A DPRD Surabaya h…

Sinergi Melintas Perlindungan Tuntas, BPJS Ketenagakerjaan Launching Gerakan Sadar Jamsostek

Sinergi Melintas Perlindungan Tuntas, BPJS Ketenagakerjaan Launching Gerakan Sadar Jamsostek

Selasa, 21 Apr 2026 19:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 19:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kota Malang resmi meluncurkan Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ke…