Usul Normalisasi Sungai Amprong, Pemkot Malang Komitmen Cegah Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aliran Sungai Amprong di Gang 12 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang jadi salah satu titik yang rawan meluap. SP/MLG
Aliran Sungai Amprong di Gang 12 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang jadi salah satu titik yang rawan meluap. SP/MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu upaya mengatasi masalah banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang saat ini telah mengusulkan proses normalisasi Sungai Amprong, yang kewenangannya berada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, dengan meningkatkan saluran drainase tersebut.

Pasalnya, sejak 2024 Sungai Amprong sudah meluap sebanyak dua kali. Pertama pada Desember 2024, yang merendam puluhan rumah di Gang Mirej, Lesanpuro. Kemudian pada April 2026 sungai tersebut kembali meluap. Ditambah, sedimen di Sungai Amprong cukup tinggi. Sehingga dapat membuat luapan air saat hujan deras terjadi selama beberapa hari. 

”Kami sudah usulkan normalisasi kepada BBWS beberapa kali, namun belum menjadi prioritas,” tutur Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Dandung Djulharjanto, Kamis (27/08/2026).

Karena belum dinormalisasi, terdapat beberapa titik yang rawan banjir di sepanjang Sungai Amprong. Mulai dari Kelurahan Madyopuro hingga Kelurahan Lesanpuro. Selain usulan normalisasi Sungai Amprong, pemkot juga melakukan normalisasi pada drainase perkotaan. Dengan pengecekan rutin apakah ditemukan endapan atau tumpukan sampah di saluran tersebut. 

”Meskipun tidak musim hujan, pengecekan tetap dilakukan rutin oleh tim lapangan,” tandas Dandung. 

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi mendorong pemkot proaktif mengawal usulan normalisasi Sungai Amprong. Sebelum memasuki musim hujan, saat ini waktu yang pas untuk melakukan langkah pencegahan banjir. ”Karena sudah dua kali banjir, harusnya menjadi alasan kuat dinormalisasi. Saya harap pemkot bisa lebih inten berkomunikasi dengan BBWS,” jelasnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Sa…

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian jajaran Kodam V/Brawijaya. Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan prajurit menjadi s…

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut V (Kodaeral V) Laksamana Muda TNI Ali Triswanto melakukan peninjauan lapangan ke lokasi T…

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…