Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Taman Kota di Surabaya. SP/ Pemkot Surabaya
Suasana Taman Kota di Surabaya. SP/ Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya agar masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah ruang bermain, berolahraga, berkumpul, hingga beraktivitas sosial dengan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan kualitas ruang publik dengan menambah dan memperbaiki berbagai fasilitas di sejumlah taman kota secara berkala, melalui jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Sehingga, adanya pembenahan fasilitas tersebut diarahkan untuk menjadikan taman sebagai ruang publik yang nyaman dan dapat dimanfaatkan berbagai kelompok masyarakat dan diharapkan keberadaan fasilitas yang semakin baik membuat orang tua lebih leluasa mengajak anak bermain di taman. Selain melakukan pembenahan, dirinya mengingatkan masyarakat supaya ikut menjaga fasilitas dan kebersihan taman. 

"Sejumlah kekurangan, seperti lampu taman, tanaman yang layu, area bermain anak, kebersihan kamar mandi, hingga tempat sampah, terus dibenahi secara bertahap. Intinya, Pemkot Surabaya ingin taman-taman ini menjadi ruang publik yang nyaman, sehingga orang tua dapat mengajak anak-anak bermain, sementara anak-anak muda bisa berkumpul dan berdiskusi bersama," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (13/09/2026).

Disatu sisi, Kepala DLH Kota Surabaya M Fikser mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah taman, termasuk Taman Prestasi, Taman Apsari, dan Taman Bungkul. Pasalnya, secara keseluruhan pekerjaan di sejumlah taman tersebut telah rampung. Namun, beberapa fasilitas yang baru ditanam atau dipasang masih membutuhkan waktu agar dapat berfungsi secara optimal.

"Minggu lalu kita ke tiga taman, Taman Prestasi, Taman Apsari dan Taman Bungkul. Ada banyak taman yang belum selesai karena ada pekerjaan jogging track, tapi kemudian kami cek, terima kasih buat teman-teman Satgas Taman. Itu tamannya sudah pada selesai semua. Karena memang baru ditanam, jadi memang perlu proses. Tapi, secara keseluruhan sudah (selesai)," jelasnya. sb-06/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…