SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, berusaha mendorong aktivitas dagang dan meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berbelanja dengan menyiapkan langkah untuk melakukan revitalisasi pasar tradisional di wilayah setempat secara bertahap di wilayah setempat.
"Pemerintah daerah terus mencari solusi agar revitalisasi pasar tradisional dapat dilakukan secara bertahap, meskipun kemampuan anggaran masih terbatas," jelas Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Rabu (28/10/2026).
Salah satu upaya yang diharapkan untuk mendukung pelaksanaan revitalisasi pasar tradisional di wilayah tersebut adalah dengan memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Sedangkan untuk salah satu pasar tradisional yang disiapkan untuk program revitalisasi tersebut adalah Pasar Patalan di Kecamatan Wonomerto.
"Saat meninjau pasar, saya berdialog dengan pedagang mengenai perkembangan jumlah pembeli, daya beli masyarakat serta kendala yang mereka hadapi selama menjalankan usaha. Kondisi lapak dan sarana pasar perlu mendapatkan perhatian untuk mendukung kegiatan perdagangan," tuturnya.
Lebih lanjut, adanya pembenahan pasar tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan saja, tetapi juga menciptakan lingkungan perdagangan yang layak, nyaman dan menarik bagi masyarakat. Pasalnya, dengan kondisi pasar yang lebih baik, diharapkan mendorong warga untuk berbelanja sekaligus membantu menjaga keberlangsungan usaha para pedagang.
Bupati Haris menyampaikan adanya rencana penganggaran pada tahun 2027 untuk mendukung program revitalisasi pasar di wilayah setempat. Rencana itu diharapkan menjadi langkah awal dalam membenahi fasilitas pasar sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah. Sehingga dapat mendukung ketertiban aktivitas jual beli serta memperkuat peran pasar tradisional sebagai penggerak perekonomian masyarakat di Kecamatan Wonomerto. pr-01/dsy
Editor : Redaksi