SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang mampu mengendalikan bencana banjir di Sidoarjo ini terus menunjukkan perkembangan signifikan di lapangan. Temuan terbaru dari hasil peninjauan dan investigasi pelaksanaan fisik meluruskan spekulasi terkait spesifikasi teknis agregat material yang digunakan oleh pihak pelaksana proyek.
Berdasarkan investigasi langsung di lokasi pengerjaan, proyek fisik Rumah Pompa Lippo dipastikan tidak menggunakan sirtu (pasir batu), melainkan memanfaatkan kombinasi pasir Lumajang murni dan pasir pasang yang dikenal memiliki kepadatan, karakteristik, serta kualitas struktur lebih unggul untuk fondasi pengurukan penunjang bangunan kedap air.
Fakta teknis penggunaan campuran pasir Lumajang dan pasir pasang ini sekaligus menepis anggapan serta pemberitaan miring yang sempat beredar pasca-inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, percepatan pembangunan di lokasi rumah pompa penanggulangan banjir tersebut menunjukkan capaian positif. Pihak kontraktor pelaksana dari CV Alaric Karya mencatat progres pengerjaan fisik saat ini telah menyentuh angka 36 persen, atau mengalami surplus 12 persen dari target perencanaan awal.
Pihak pelaksana teknis menjelaskan bahwa akselerasi pengerjaan terus dipacu dengan mengoptimalisasi tenaga kerja dan peralatan di lokasi proyek. Perwakilan CV Alaric Karya, Desra, memaparkan detail capaian fisik serta penggunaan spesifikasi material yang tepat dalam proyek Rumah Pompa Jati depan Lippo tersebut.
"Penggunaan material di lapangan sepenuhnya memakai pasir Lumajang dan pasir pasang sesuai standar teknis struktur pengurukan dan bukan sirtu," ujarnya.
Berkat penataan teknis yang solid di lapangan, Desra sangat optimistis proyek ini berkualitas selesai tepat waktu. Lebih dari itu, proyek Rumah Pompa Lippo diproyeksikan dapat rampung tepat waktu untuk menyambut puncak musim hujan dan mampu mengendalikan banjir di salah satu titik rawan di Desa Jati seputar kawasan Mall Lippo Sidoarjo.
Seperti diketahui, Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengawal ketat setiap tahapan proyek infrastruktur agar sesuai dengan standar baku serta membawa kemanfaatan nyata bagi warga Sidoarjo.
"Kami memastikan seluruh proyek strategis, termasuk Rumah Pompa Lippo ini, berjalan sesuai dengan ketentuan teknis yang dipersyaratkan. Yang terpenting bagi Pemkab Sidoarjo adalah pengerjaan berjalan transparan, kualitas mutu terjaga, dan percepatan fisik ini benar-benar siap membentengi kawasan pusat kota dari ancaman banjir," tutur Bupati Sidoarjo, H. Subandi. (Hdk/hik)
Editor : Redaksi