Dinsos Jatim Pesimis Bebas Pasung Akhir 2017

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Empat daerah di Jawa Timur dinyatakan bebas pasung. Pemprov tidak menemukan satupun penderita disabilitas yang terpasung di empat daerah tersebut. "Klien pasung adalah seseorang yang mengalami gangguan jiwa berat atau disebut ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan mereka dibatasi kebebasannya baik itu dengan di kurung, di balok maupun di rantai sehingga mereka tidak bisa bebas melakukan aktivitasnya," ujar kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Sukesi, kemarin. Dengan ukuran itum kata Sukesi penderita disabilitas yang terpasung tidak ditemukan di empat daerah ini. Yakni, Kota Surabaya, kemudian Kota Batu, lalu Kota Madiun dan Kota Mojokerto. Sukesi mengatakan Surabaya bisa disebut bebas pasung meski banyak orang gila yang ada di liponsos. "Di Liponsos kan tidak dipasung, jadi masuk datanya di RSJ atau Dinkes orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tegasnya. Sementara itu soal anggaran pasung Sukesi mengatakan sebagian besar kabupaten/ kota juga menganggarkan. Hanya besarannya bervariasi "Macam-macam besarnya pastinya saya tidak tahu tapi bentuk share dari pemprov membebaskan 5 misalnya terus dilanjut dibebaskan sendiri sisanya oleh kab kota. Seperti Kabupaten Jember, Tulungagung, Blitar, Lamongan dan lainnya," jelasnya. Meski demikian Sukesi enggan disebut jika anggaran Pasung semuanya ngendon di Dinas Sosial Provinsi Jatim. anggaran itu kata dia ada di RSJ juga pada waktu klien habis dibebaskan lalu dirawat di RSJ, selain itu juga ada di UPT Dinsos juga setelah klien pulang dari RSJ di rehabsos di UPT kemudian di Dinkes melalui puskesmas juga karena selama di UPT kontrolnya di puskesmas. Sementara itu, Kabupaten Ponorogo yang menjadi daerah pencanangan bebas pasung masih tinggi angkanya. Total mencapai angka 151 penderita dengan rincian, 24 meninggal dunia, 19 dalam perawatan, kemudian 64 bebas pasung dan 44 terpasung. Ditanya tingginya angka tersebut Sukesi menjanjikan akan bisa selesai hingga 2018 "Rasanya sampai akhir 2017 ini belum bisa Jatim bebas pasung. Nanti saya laporan ke Pak Gub terus diprogramkan lagi sisanya di 2018," tandasnya. arf

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru