Konsensus Dan Konstitusi Negara Harus Dijaga

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Acara nonton bareng film G30S/PKI yang saat ini tengah menjadi topik hangat di tengah masyarakat juga ikut menarik perhatian PWNU Jawa Timur. Ditemui sesuai acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pada hari ini(25/9), Ketua PWNU Jawa Timur Mutawakkil Alallah mengatakan bahwa sudah sepatutnya sejarah bangsa ini menjadi pelajaran berharga bagi setiap warganya. “Ini sangat penting. Kenapa? Untuk mengingatkan kembali bahwa negara ini adalah untuk mereka yang percaya kepada Tuhan. Kalau mereka tidak percaya kepada Tuhan, maka tidak punya tempat disini,” kata Mutawakkil. Percaya kepada Tuhan, menurut Mutawakkil menjadi syarat mutlak bagi setiap warga Indonesia. Sebab, dalam konstitusi negara Indonesia, hal tersebut sudah tercantum dengan sangat jelas. “Di Pancasila, sudah tertulis pada Sila Pertama. Ketuhanan yang maha Esa. Jadi, sudah sangat jelas itu,” tambahnya. Sehingga, menurut Pengasuh Pondok Pesantren Genggong tersebut, sudah menjadi kewajiban dari masyarakat juga untuk kembali menegakkan konsensus dan konstitusi negara. Tugas tersebut, menurutnya tidak mutlak menjadi PR Pemerintah. “Karena kalau bukan kita, siapa lagi? Harus kita dong yang menegakkan konsensus dan konstitusi kita. Jangan beri tempat pada hal-hal yang tidak sesuai dengan kita ini tumbuh subur. Perlu itu. Agar kedaulatan kita juga tetap terjaga,” tegas Mutawakkil. Sebelumnya, Panglima TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan agar jajaran TNI hingga level Kodim mengadakan acara nonton bareng film G30S/PKI. Perintah tersebut dimaksudkan agar segenap masyarakat Indonesia kembali mengingat sejarah kelam bangsa Indonesia dan sebagai peringatan agar kejadian serupa tidak lagi terjadi. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru