Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri Senam Bersama yang digelar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Prajurit Kulon di Taman Bahari Majapahit (TBM).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menghadiri Senam Bersama yang digelar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Prajurit Kulon di Taman Bahari Majapahit (TBM).

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan Senam Bersama yang digelar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Prajurit Kulon di Taman Bahari Majapahit (TBM), Sabtu (13/6).

Bertema Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Tentram, warga Prajurit Kulon mengikuti senam dengan hadiah utama seekor kambing. 

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam sambutannya, mengapresiasi antusiasme masyarakat Prajurit Kulon yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan program nasional yang bertujuan mendorong masyarakat agar aktif bergerak dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita bersyukur akhir pekan ini masih diberikan nikmat sehat sehingga bisa melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Tentram bersama masyarakat Kelurahan Prajurit Kulon. Germas adalah gerakan yang mengajak seluruh masyarakat untuk aktif bergerak demi menjaga kesehatan," tuturnya.

Ning Ita menyoroti perkembangan teknologi yang kerap membuat masyarakat semakin pasif dalam beraktivitas fisik. Namun, ia mengaku bangga karena warga Prajurit Kulon tetap menunjukkan semangat berolahraga meski di tengah era digital.

"Kita tahu saat ini gadget menjadi salah satu alasan besar masyarakat untuk mager. Tetapi saya bersyukur masyarakat Prajurit Kulon tetap aktif bergerak, rajin mengikuti senam, dan menjaga kebugaran. Ini luar biasa," katanya.

Suasana kegiatan semakin meriah dengan beragam kostum yang dikenakan para peserta. Menurut Ning Ita, hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus mengenakan pakaian olahraga khusus.


"Sekarang olahraga tidak harus dengan pakaian olahraga. Pakai jarik, pakai kebaya pun tetap bisa aktif bergerak. Yang terpenting adalah kemauan untuk sehat dan terus bergerak," tuturnya.

Lebih lanjut, Ning Ita menegaskan bahwa Germas harus menjadi budaya dan kebiasaan masyarakat. Ia mengajak warga untuk rutin berolahraga minimal lima hari dalam sepekan dengan aktivitas fisik yang disesuaikan dengan usia dan kondisi masing-masing.

"Olahraga tidak harus yang berat. Tidak harus lari 5 kilometer atau bersepeda puluhan kilometer. Gerakan stretching dan kardio ringan yang dilakukan secara rutin sudah sangat baik untuk menjaga kesehatan," jelasnya.

Menurutnya, kebiasaan hidup sehat perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Dengan demikian, berbagai risiko penyakit akibat kurang bergerak dapat dicegah sejak awal.

"Salam sehat untuk Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108. Semoga masyarakatnya sehat, kotanya maju, semuanya berkah dan bahagia," pungkasnya.

Kegiatan senam bersama ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-108 Kota Mojokerto yang tidak hanya menghadirkan hiburan dan kebersamaan, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. dwi

 

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…