SURABAYAPAGI.com, Malang - Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Malang, Priyo Bogank Sudibyo menilai, mayoritas warga Bumi Arema meminta agar Rendra tidak melepas jabatan sebagai Bupati Malang.
Dimasukkannya nama Bupati Malang Rendra Kresna sebagai Bacawagub Jatim dalam sejumlah survei Pilkada Jatim mulai menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat Kabupaten Malang.
Mereka ada yang mendukung Rendra Kresna maju sebagai Bacawagub Jatim mendampingi Bacagub Jatim, dan ada pula yang memintanya untuk tetap menjadi Bupati Malang sampai habis masa pengabdiannya pada 2021 mendatang.
"Kami masih melihat kinerja Pak Rendra sebagai Bupati selama hampir dua periode sangat baik. Sebagai unsur pemuda, kami menilai langkah untuk maju dalam Pilgub Jatim belum diperlukan," kata Priyo Bogang Sudibyo, Kamis (28/9).
Dikatakan Bogank, penolakan masyarakat Kabupaten Malang terhadap Rendra Kresna untuk maju menjadi bakal calon Wakil Gubernur Jatim adalah hal biasa. Hal itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemimpinnya yang berprestasi.
"Logikanya kalau ada pemimpin baik dan berprestasi maka pasti berat untuk melepasnya dan itu suatu kewajaran untuk Kabupaten Malang," kata Bogank.
Selain itu, ungkap Bogank, dengan banyaknya penghargaan dan prestasi yang diperoleh Kabupaten Malang, masyarakat tetap menginginkan Bupati Malang untuk bertahan dan mengembangkan prestasi yang ada maupun yang lain.
"Bupati Malang sekarang ini masih punya tugas berat yang belum selesai, untuk mengawal berbagai proyek prestisius milik pemerintah pusat. Seperti Bandara Internasional, TMII di Wonosari yang baru dicanangkan, serta untuk menggali potensi wisata, dan membuat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah Singosari," tandas Bogank. yn/sry
Editor : Redaksi