Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) menyusul beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji.

Pertamina memastikan ketersediaan energi di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman, tanpa adanya pengurangan kuota distribusi ke daerah.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menegaskan hingga saat ini belum terdapat instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait kenaikan harga maupun pembatasan pembelian BBM.

“Pasokan energi untuk masyarakat tetap tersedia dan tidak dibatasi. Informasi mengenai kenaikan harga masih terlalu dini karena belum ada arahan resmi. Masyarakat tidak perlu panik apalagi sampai mengantre panjang,” ujarnya usai bertemu Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (31/3/2026).

Meski pasokan dipastikan aman, Pertamina mulai mendorong masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak. Mengacu pada ketentuan terbaru dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), konsumsi elpiji rumah tangga yang dianggap wajar kini dibatasi maksimal 10 tabung per kepala keluarga per bulan, dari sebelumnya hingga 15 tabung.

Menurut Iwan, hasil survei Institut Teknologi Bandung (ITB) menunjukkan kebutuhan rata-rata rumah tangga hanya sekitar 4 hingga 5 tabung per bulan, sehingga batas 10 tabung masih tergolong longgar.

Sementara itu, untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pertamina memastikan belum ada kebijakan pembatasan kuota elpiji.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut mendukung upaya penghematan energi tersebut. Ia mengusulkan penerapan sistem klasterisasi berbasis tingkat kesejahteraan (desil) guna memastikan distribusi elpiji subsidi 3 kilogram tepat sasaran.

Menurut Khofifah, kelompok masyarakat pada desil 1 hingga 5 atau 6 perlu menjadi prioritas penerima elpiji subsidi. Sementara masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih tinggi diimbau menggunakan elpiji non-subsidi seperti ukuran 5,5 kilogram atau 12 kilogram.

“Pemetaan ini penting agar masyarakat tidak khawatir terhadap akses energi, sekaligus memastikan subsidi tepat sasaran,” jelasnya.

Selain itu, Khofifah juga meminta para pedagang kaki lima (PKL) untuk segera mendaftarkan diri di pangkalan resmi elpiji agar aktivitas usaha tetap berjalan lancar.

Ia menegaskan, regulasi yang disiapkan pemerintah bertujuan memberikan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Kebutuhan masyarakat akan tetap terpenuhi. Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying,” pungkasnya. Byb

Berita Terbaru

Siap Tampung 1.000 Siswa, Sekolah Rakyat Berstandar Internasional di Banyuwangi Ditarget Bulan Juni

Siap Tampung 1.000 Siswa, Sekolah Rakyat Berstandar Internasional di Banyuwangi Ditarget Bulan Juni

Selasa, 09 Jun 2026 12:24 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti kebijakan Sekolah Rakyat, saat ini progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) berstandar internasional di Desa…

Imbas IPAL Tak Penuhi Syarat, 16 SPPG di Jember Terdampak Suspend Sementara

Imbas IPAL Tak Penuhi Syarat, 16 SPPG di Jember Terdampak Suspend Sementara

Selasa, 09 Jun 2026 12:00 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) setempat kembali menjatuhi sanksi pembekuan…

Jelang Grebeg Suro 2026, Dishub Ponorogo Siapkan Sejumlah Kantong Parkir

Jelang Grebeg Suro 2026, Dishub Ponorogo Siapkan Sejumlah Kantong Parkir

Selasa, 09 Jun 2026 11:45 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan selama pelaksanaan Grebeg Suro 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten…

Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK

Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK

Selasa, 09 Jun 2026 11:27 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili para guru dan tenaga kependidikan, Pemerintah…

Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju

Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju

Selasa, 09 Jun 2026 11:26 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:26 WIB

Perdana Tahun Ini, Indahnya Fenomena Gunung Bromo Berselimut Salju   Caption: SP/ PRB Penampakan salju embun upas selimuti kawasan lautan pasir Gunung Bromo …

Tekan Angka Pernikahan Dini, Pemkot Kediri Masifkan Edukasi ke Masyarakat

Tekan Angka Pernikahan Dini, Pemkot Kediri Masifkan Edukasi ke Masyarakat

Selasa, 09 Jun 2026 11:04 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka mencegah pernikahan dini anak-anak, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur gencar memberikan edukasi yang…