SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Performa Timnas Sepak bola yang tidak tentu, seringkali mendapatkan kritikan tajam dari masyarakat. Apabila dibandingkan dengan Tim dari negara barat misalnya, performa Tim Garuda bisa dipandang sangat mengecewakan.
Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Agung Mulyono mengatakan bahwa masalah yang ada di Timnas Indonesia bukan hanya berputar pada pendanaan semata. Reorganisasi, menurutnya dapat dijadikan salah solusi untuk itu.
" Masalahnya bukan pada kuatnya APBD dan APBN, tapi pada bagaimana kita membangun organisasi kelas dunia. Lalu, menyediakan pelatih yang punya kualifikasi dunia serta budaya disiplin termasuk asupan gizinya," kata Agung.
Anggota DPRD asal Dapil Jatim III tersebut mengatakan bahwa, apabila organisasi persepakbolaan sudah ditata secara profesional, maka secara otomatis kualitas yang baik akan didapatkan. " Indonesia nantinya bisa seperti itu kalau organisasi persepakbolaan kita sudah tertata sedemikan rupa menyerupai negara maju. Investor juga akan datang kalau begitu," tambahnya.
Selain itu, menurut Agung, pendanaan organisasi sepak bola lebih baik apabila dengan mengandalkan investor. Sebab, sepak bola adalah olahraga favorit yang bisa digunakan untuk menarik sponsor. "Jangan hanya mengandalkan APBN atau APBD," tutupnya. ifw
Editor : Redaksi