Sukses Pikat Turis Asing, Spirit 'Reogevolution' di Grebeg Suro 2026 Dobrak Stigma Tari Jawa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Forpimda Ponorogo saat membuka gelaran Grebeg Suro tahun 2026 di Aloon-Aloon Ponorogo. 
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Forpimda Ponorogo saat membuka gelaran Grebeg Suro tahun 2026 di Aloon-Aloon Ponorogo. 

i

SURABAYA PAGI,Ponorogo – Kesan keliru bahwa seni tari tradisional Jawa selalu identik dengan gerakan yang lambat dan gemulai seketika runtuh di Alun-Alun Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026) malam.

Dinamisme dan energi magis yang disuguhkan dalam pembukaan Grebeg Suro 2026 sukses membius ribuan pasang mata, termasuk para wisatawan mancanegara yang hadir menyaksikan pembukaan Festival Reog Remaja (FRR) XXII dan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI.

Salah satu kekaguman datang dari Adam, wisatawan asal New York, Amerika Serikat. Ia mengaku terkejut dengan atmosfer pertunjukan Reog Ponorogo yang dinilainya sangat kontras dengan stereotipe tari Jawa yang pernah ia tonton sebelumnya.

“Biasanya kalau saya melihat tari-tarian Jawa agak ngantuk (karena gerakannya gemulai), tapi kali ini tidak. Gerakan penari Reog Ponorogo begitu energik,” ujar Adam di lokasi acara, Sabtu malam.

Senada dengan Adam, Suryo Saputro, wisatawan asal Jakarta, juga mengagumi kemegahan produksi visual dan tata panggung yang dihadirkan tahun ini.

“Saya merasa beruntung dapat menonton sebuah sendratari yang megah. Reog Ponorogo luar biasa,” ungkap Suryo.

Daya tarik internasional yang kuat ini tidak lepas dari tema besar yang diusung tahun ini, yaitu Reogevolution. Tema ini merupakan langkah taktis Kabupaten Ponorogo dalam mengimplementasikan statusnya sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) dan pengakuan Reog sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia atau Intangible Cultural Heritage (ICH).

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa esensi dari Reogevolution adalah membuktikan bahwa Reog Ponorogo adalah warisan yang adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan kesakralannya.

“Grebeg Suro, khususnya Reog Ponorogo, bukan sekadar tradisi warisan masa lampau. Namun, juga kekuatan identitas yang terus hidup, bergerak, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Lis tersebut.

Masuknya Ponorogo ke dalam jaringan kota kreatif dunia (UCCN) membawa tanggung jawab besar bagi keberlangsungan ekosistem budayanya. Melalui 29 rangkaian acara yang digelar pada Grebeg Suro 2026, pemerintah daerah berupaya mempercepat regenerasi budaya kepada generasi muda.

Selain menyuguhkan festival reog tingkat remaja dan nasional, esensi spiritual dan pelestarian tetap dijaga ketat melalui prosesi adat seperti Bedhol dan Kirab Pusaka, tirakatan, hingga Larung Risalah Doa di Telaga Ngebel.

“Bukan semata pesta rakyat. Lebih dari itu, Grebeg Suro adalah warisan nenek moyang, tradisi sakral, sekaligus jembatan indah yang menyatukan nilai spiritual dan kearifan budaya,” jelas Lisdyarita.

Melalui momentum ini, Grebeg Suro 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang perenungan bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi panggung diplomasi budaya yang semakin memperkokoh posisi Ponorogo di peta kreatif internasional. roh

Tag :

Berita Terbaru

Promosikan Wisata Pesisir, Pemkab Trenggalek Manfaatkan Jambore Komunitas Skuter

Promosikan Wisata Pesisir, Pemkab Trenggalek Manfaatkan Jambore Komunitas Skuter

Senin, 12 Okt 2026 11:07 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Guna mempromosikan destinasi wisata pesisir sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Usulkan Pembangunan Pos Jaga dan Palang Pintu KA, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp1,2 Miliar

Usulkan Pembangunan Pos Jaga dan Palang Pintu KA, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp1,2 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 11:00 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka pembangunan pos jaga, palang pintu di empat perlintasan sebidang, serta perangkat pendukung di dalamnya, saat ini…

Dinas ESDM Diminta Tingkatkan Penertiban Tambang Sirtu di Sejumlah Titik

Dinas ESDM Diminta Tingkatkan Penertiban Tambang Sirtu di Sejumlah Titik

Senin, 12 Okt 2026 10:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 10:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah di…

HUT ke-81 Jatim, Blegur Prijanggono Dorong Penguatan Pelayanan Publik

HUT ke-81 Jatim, Blegur Prijanggono Dorong Penguatan Pelayanan Publik

Senin, 12 Okt 2026 10:10 WIB

Senin, 12 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki usia ke-81 pada 12 Oktober 2026, Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan pertumbuhan sekaligus memperkuat perannya sebagai…

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lamongan akan menggelar aksi demonstrasi jilid II pada Selasa (…

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026), berlangsung…