SURABAYAPAGI.com, Depok- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimulyono menegaskan pembangunan hunian yang terintegrasi dengan moda transportasi bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi semua masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.
"Saya kira kalau kita berdiam di TOD-TOD ini, sudah jadi orang kaya. Kita turun mau pergi dijemput kereta api. Tidak main-main itu. Konglomerat,” tuturnya.
Direktur Utama Perum Perumnas, Bambang Triwibowo pun yakin bahwa pertumbuhan hunian berkonsultasi TOD tentu dapat mendorong penurunan angka kemacetan dan polusi.
Bambang juga menegaskan bahwa TOD dapat menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat akan ketersediaan sarana transportasi yang murah, nyaman, dan cepat. "Ibaratnya kami, kalau buka pintu rumah langsung buka pintu kereta. Kemudian transportasinya sampai Jakarta cuma 4.500. Sekitar 35 menit sampai Jakarta. Bayangkan kalau macet seperti apa," kata Bambang, Senin (2/10).
Perum Perumnas dan PT KAI bekerja sama dalam pembangunan rumah susun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Pondok Cina, Depok. Proyek pembangunan TOD Pondok Cina ini dinilai juga menjadi usaha pemerintah guna mengebut program satu juta rumah. hem
Editor : Redaksi