Pemkot Seleksi Sekolah Yang Peroleh Sentuhan Pembangunan

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, jika ada sekolah yang butuh penambahan kelas, butuh lapangan olahraga, membutuhkan fasilitas infrastruktur yang lain, harap segera diajukan melalui Dinas Pendidikan. Pemerintah bakal banyak menggelontor pembangunan infrastruktur gedung sekolah tahun depan. Untuk itu, Pemkot Surabaya meminta setiap sekolah baik negeri maupun swasta untuk segera membuat proposal pengajuan pembangunan gedung sekolah. Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (08/10) usai pawai taaruf memperingati tahun baru Islam di Taman Surya. Pemkot akan segera melakukan seleksi dan memilih sekolah yang diprioritaskan untuk mendapatkan sentuhan pembangunan. "Saya sampaikan di sini karena mumpung ada guru-guru pengajar. Silahkan mengajukan, karena dengan dialihkannya SMA ke provinsi insya Allah kita jadi punya anggaran lebih untuk bisa fokus ke SD dan SMP," kata Risma. Saat mengutarakan hal tersebut di depan forum, banyak siswa yang berteriak meminta lapangan olahraga, ada beberapa juga yang meminta agar sekolahnya dibangunkan gedung bertingkat. Bahkan ada juga yang berteriak meminta sepeda. Menanggapi hal tersebut Risma hanya tersenyum. Menurutnya, realisasi pembangunan infrastruktur gedung sekolah akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. "Ya anak-anak kadang nggak ngerti minta aja sekolah bertingkat. Padahal kita bangun bertingkat tiga biasanya karena lahan sekolah mereka tidak cukup untuk lapangan, makanya dibuat bertingkat," kata Risma. Lebih lanjut terkait anggaran pembangunan gedung sekolah, per tahun Pemkot mengalokasikan sebesar Rp 100 miliar. Yang dibagi untuk SD, SMP, SMA. Lantaran jumlah sekolah banyak, biasanya pemilihan prioritas menjadi terbagi di tiga jenjang. Namun lantaran saat ini SMA sudah tidak ada di bawah kewenangan Pemkot, maka jumlah SD SMP yang akan dapat kucuran dana akan lebih banyak. "Anggaran pengalihannya akan kita kembalikan ke jenjang SD dan SMP. Biasanya urut kacang, kini kita bisa tangani lebih banyak dan bisa lebih cepat selesainya," imbuh Risma. Di sisi lain Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan mengatakan pengajuan pembangunan gedung sekolah ini tidak hanya untuk sekolah negeri, tapi juga untuk sekolah swasta. Semacam musrembang, hal ini dilakukan agar sentuhan pembangunan bisa dilakukan merata. "Pengajuan ini bisa dikirimkan ke kami, untuk tahun 2018," kata Ikhsan. Bahkan untuk APBD 2017 perubahan juga diakui Ikhsan terdapat penambahan anggaran untuk perbaikan infrastruktur gedung sekolah. yn/sry

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru