Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Perkuat Manajemen Logistik Bencana

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Gedung Gerha Majapahit dan Gedung Olahraga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Kantor BPBD Jatim, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (9/4/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol mulai beroperasinya dua fasilitas baru yang diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan BPBD dalam penanggulangan bencana di Jawa Timur.

Gedung Gerha Majapahit dibangun sebagai pusat pengelolaan logistik dan peralatan kebencanaan. Sementara itu, Gedung Olahraga BPBD difungsikan untuk mendukung kegiatan fisik, pelatihan, serta peningkatan kebugaran personel.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pembangunan kedua gedung tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola logistik kebencanaan yang lebih tertib, berkualitas, dan akuntabel.

Ia menekankan pentingnya penerapan sistem manajemen logistik berbasis digital dengan metode First In, First Out (FIFO), yakni barang yang masuk lebih dahulu harus didistribusikan lebih awal. Sistem ini dinilai penting untuk menjaga kualitas logistik, terutama barang yang memiliki masa kedaluwarsa.

“Proses sirkulasi dan distribusi harus dijaga agar sistem FIFO berjalan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan ekosistem digital dalam pengelolaan logistik menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan ketelitian pencatatan, mempermudah pengawasan, serta meminimalkan risiko penggunaan barang yang tidak layak.

“Dengan sistem digital, distribusi logistik bisa terpantau sesuai tanggal penggunaan, termasuk mendeteksi masa kedaluwarsa,” jelasnya.

Selain itu, Khofifah juga mengingatkan seluruh Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau ekstrem yang kerap berkaitan dengan fenomena El Nino.

Ia menegaskan bahwa langkah mitigasi harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh pemerintah daerah, terutama untuk menjaga stabilitas sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, termasuk penyediaan pompa air oleh Dinas PU Jatim di wilayah yang dipetakan rawan kekeringan, agar indeks pertanaman tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyampaikan bahwa pembangunan kedua gedung tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola logistik, operasional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia kebencanaan.

Menurutnya, Gedung Gerha Majapahit akan menjadi pusat logistik yang representatif untuk mendukung penyimpanan, pemeliharaan, hingga distribusi bantuan.

Adapun Gedung Olahraga BPBD diharapkan mampu menunjang pembinaan fisik dan pelatihan personel agar lebih siap menghadapi kondisi darurat.

Ia menambahkan, proyek pembangunan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025 selama 180 hari kalender, mulai Juni hingga Desember, dengan pendanaan dari APBD Provinsi Jawa Timur. Perencanaan proyek dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan juga mendapat pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan serta menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas. Byb

Berita Terbaru

Bantah Pertalite Langka, Pemkab Pastikan Stok BBM di SPBU Lumajang Aman

Bantah Pertalite Langka, Pemkab Pastikan Stok BBM di SPBU Lumajang Aman

Selasa, 08 Sep 2026 13:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti terkait isu yang menyebar adanya kelangkaan BBM jenis Pertalite, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dengan…

Harga Bawang Merah Nganjuk Anjlok Jadi Rp14.000 per Kg Masuki Panen Raya

Harga Bawang Merah Nganjuk Anjlok Jadi Rp14.000 per Kg Masuki Panen Raya

Selasa, 08 Sep 2026 13:31 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Memasuki puncak panen raya, harga bawang merah di tingkat petani di Desa Sumberejo, Nganjuk, Jawa Timur mengalami penurunan.…

Pertamina Sanksi 237 SPBU di Jatimbalinus, Jaga BBM Subsidi Tepat Sasaran

Pertamina Sanksi 237 SPBU di Jatimbalinus, Jaga BBM Subsidi Tepat Sasaran

Selasa, 08 Sep 2026 13:27 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Bagi masyarakat, SPBU bukan sekadar tempat mengisi bahan bakar. Di sana, kebutuhan energi sehari-hari bertemu dengan aturan agar BBM…

Jadi Akses Utama Warga, Pemkab Tulungagung Percepat Penanganan Jalan Lingkar Waduk Wonorejo

Jadi Akses Utama Warga, Pemkab Tulungagung Percepat Penanganan Jalan Lingkar Waduk Wonorejo

Selasa, 08 Sep 2026 13:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti akses utama mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Terus Merugi, Petani di Bojonegoro Was-was Harga Kacang Hijau Anjlok

Terus Merugi, Petani di Bojonegoro Was-was Harga Kacang Hijau Anjlok

Selasa, 08 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melihat harga jual kacang hijau saat ini dinilai tidak lagi sesuai dengan harapan dan berpotensi membuat petani mengalami…

Kejar Target Rp144 Miliar, Bapenda Madiun Tambah Intensitas Pelayanan PBB

Kejar Target Rp144 Miliar, Bapenda Madiun Tambah Intensitas Pelayanan PBB

Selasa, 08 Sep 2026 13:11 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Target penerimaan pajak bumi bangunan (PBB) Kota Madiun tahun 2026 belum sepenuhnya tercapai. Hingga September realisasi baru m…