Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala SRMP 29 Pamekasan Aisyah Minarni Mukti. SP/ PMK
Kepala SRMP 29 Pamekasan Aisyah Minarni Mukti. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa membawa gawai ke asrama dan sekolah. Dimana, larangan tersebut sebenarnya sudah sejak awal pelaksanaan program tersebut.

Kepala SRMP 29 Pamekasan Aisyah Minarni Mukti mengungkap jika nantinya gawai yang digunakan para siswa tersebut diserahkan kepada orang tuanya. Dan sebagai pengganti, nantinya untuk memfasilitasi komunikasi antara siswa dengan orang tua, kata dia, dilakukan melalui perantara wali asuh atau wali siswa.

"Kebijakan ini sebagai upaya agar siswa lebih fokus belajar, sekaligus untuk mengurangi ketergantungan pada gawai, serta mencegah siswa mengakses konten negatif," jelasnya, Jumat (17/04/2026).

"Kami hanya memperbolehkan siswa menggunakan gawai selama tiga hari pertama masuk sekolah untuk pengisian talent DNA. Sementara untuk mendukung pembelajaran digital, seluruh siswa Sekolah Rakyat di sini telah mendapatkan fasilitas laptop," imbuhnya.

Lebih lanjut, selain untuk mencegah akses konten negatif, kebijakan melarang siswa di Sekolah Rakyat itu menggunakan gawai juga untuk memperkuat interaksi sosial secara tatap muka antara siswa dengan guru. Kebijakan ini juga dalam rangka menyukseskan program pemerintah sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026 yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Selain itu, adanya kebijakan ini juga sebagai penguatan program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, seperti gemar belajar dan aktif bermasyarakat. "Awalnya, siswa memang merasa tidak nyaman, karena sebelumnya memang biasa menggunakan gawai. Akan tetapi seiring dengan perkembangan waktu serta berkat bimbingan sabar dari wali asuh dan wali siswa, akhirnya terbiasa," ujar Aisyah. pm-02/dsy

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Gelar Penanda Tanganan MOU dengan Dinkes Blitar dan UIN Sayyid Rahmatullah

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Gelar Penanda Tanganan MOU dengan Dinkes Blitar dan UIN Sayyid Rahmatullah

Kamis, 07 Mei 2026 16:44 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mulai memperluas akses edukasi dan pelayanan publik dengan menggandeng dunia pendidikan …

Harga Terjun Bebas, Peternak Magetan Gelar Aksi Protes Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Jalanan

Harga Terjun Bebas, Peternak Magetan Gelar Aksi Protes Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Jalanan

Kamis, 07 Mei 2026 14:49 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena anjloknya harga telur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur memicu aksi protes keras para peternak telur ayam di wilayah…

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

5 Faktor Spesifikasi yang Menentukan Harga Laptop ASUS Terbaru 2026

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Perkembangan laptop menghadirkan berbagai pilihan dengan rentang harga yang cukup beragam. Hal ini membuat harga laptop ASUS terbaru tidak…

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menyuguhkan banyak destinasi wisata favorit alam yang wajib dikunjungi, salah satunya Pantai…

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Madiun mulai menunjukkan tren positif dan dipenuhi…

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar…