SURABAYAPAGI.com - Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, menggelar workshop metode riset dan pengembangan pendidikan Islam, bertempat di ruang sidang lantai dua kampus setempat. Kegiatan itu dibuka Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Syahrizal Abbas MA.
Workshop tersebut diisi narasumber utama, Prof Dr Mohd Zailani Mohd Yusoff dari Pusat Pengkajian Pendidikan dan Bahasa Modern Universiti Utara Malaysia (UUM). Adapun pesertanya adalah tenaga pengajar pendidikan Islam, mahasiswa Program Doktor (S3) dan Program Magister (S2) di lingkungan UIN Ar-Raniry.
Prof Dr Syahrizal Abbas dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi tenaga pengajar dan mahasiswa Pascasarjana dalam riset dan pengembangan ilmu pendidikan Islam.
Ditambahkan, metode riset dan model pembelajaran tidak hanya ditujukan pada lembaga pendidikan formal, tetapi juga lembaga pendidikan nonformal dan informal. Menurutnya, kehidupan masyarakat muslim yang berada dalam era transisi dan penuh perubahan akibat sains dan teknologi, memerlukan metode pembelajaran Islam yang tepat.
“Kita berharap masyarakat muslim yang hidup di era modern, tetap menjadikan Islam sebagai pegangan hidup, memiliki komitmen keislaman tinggi, karakter dan perilaku islami walaupun penuh tantangan di era global. Kita tidak boleh tercabut dari akar Islam walaupun tantangan modern yang kita hadapi cukup berat,” katanya.
Mantan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh itu juga menjelaskan, hal itulah yang kemudian membuat workshop itu penting diselenggarakan di Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Tujuannya, untuk memetakan problema pendidikan Islam selama ini dan menyusun model riset bagi pengembangan pendidikan Islam ke depan. Hadir juga dalam kesempatan workshop ini antara lain, Ketua Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam Dr Salami Mahmud MA dan Sekretaris Prodi S3 PAI Dr Sri Rahmi MA. sd
Editor : Redaksi