SURABAYAPAGI.com, Sumenep- Kunjungan kerja Presiden Jokowi di Sumenep, Madura, Minggu (8/10), dimanfaatkan para kiai agar merestui Mensos Khofifah Indar Parawansa maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Bahkan, mereka menggalang dukungan 1.000 tanda tangan yang langsung ditunjukkan ke Jokowi
Ketua Aliansi Santri, Pengasuh Pondok Pesantren dan Kyai (ASPEK) se-Madura, KH. Muchlis Muchsin yang menyerahkan 1000 tanda tangan kyai ke Presiden Jokowi. "Pak Jokowi, saya mewakili ASPEK Madura memohon kiranya bapak merestui dan mengizinkan Ibu Khofifah untuk maju di Pilkada Jatim," ujar Kyai Muchlis, Pengasuh Ponpes Al Anwar, Bangkalan usai peringatan Hari Perdamaian Internasional 2017 di Ponpes Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep, kemarin.
Kyai Muchlis menyerahkan 1 bendel surat berisikan mandat 1.000 tanda tangan Kyai, pengasuh pondok pesantren, pengasuh madrasah dan guru ngaji serta tokoh Agama se-Madura kepada Jokowi. "Mohon diterima ya pak, ini amanat surat dari para Kyai dan pengasuh pondok pesantren se-Madura yang dititipkan ke saya untuk disampaikan ke bapak," pinta Kyai Muchlis.
Momen penyerahan surat tersebut disambut senyum oleh Jokowi. Tak banyak kata yang disampaikan Jokowi, dia hanya sempat menyampaikan terima kasih. "Terima kasih," jawab Jokowi singkat. Usai itu, Jokowi meninggalkan lokasi dan melanjutkan perjalanannya ke Ponpes Al Amin, Sumenep.
Khofifah memang sudah ancang-ancang untuk maju dalam Pilgub Jatim 2018. Dia bahkan sudah mendaftar dalam penjaringan calon Gubernur- calon Wakil Gubernur Jatim 2018 di Partai Demokrat. Namun, untuk dapat maju mulus, Khofifah harus mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial. Sampai saat ini, Khofifah belum mengutarakan keinginannya untuk mundur. n an
Editor : Redaksi