Suara Mesin PG Pesantren Terdengar Hingga Dua Kilometer

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Warga sekitar Kelurahan Ketami Kota Kediri sering kali dibikin resah dengan kencangnya bunyi mesin pabrik milik PG Pesantren Kota Kediri. Suara bising yang berasal dari mesin uap tersebut bahkan terdengar hingga radius 2 Kilometer dari lokasi pabrik. Tak hanya warga Kelurahan Ketami yang mengalami kebisingan. Warga Desa Tugurejo yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi pabrik juga ikut merasakan bisingnya suara yang menyerupai pesawat tempur. Salah satu pedagang es legen yang enggan disebutkan namanya mengaku, suara bising yang berasal dari mesin uap milik PG Pesantren memang sering didengar. "Kalau bunyi seperti ini sudah biasa kita dengar. Tetapi kalau terlalu kencang seperti ini biasanya pihak mandor langsung mengecilkan mesin agar tidak terlalu bising," ujar wanita yang lokasi jualannya berada di seberang utara pabrik, Senin (9/10/2017). Suara mesin ini mulai terdengar keras sekitar pukul 12.00 WIB. Bunyi mendesis seperti pesawat lepas landas dan mendarat di bandara ini cukup memekakkan telinga. Terlebih bunyi keras itu terdengar di lokasi paling dekat dengan pabrik. Suara keras diduga dari pabrik ini, menurutnya, cukup mengganggu pendengaran. Pelanggannya yang datang untuk menikmati minuman legen ada yang merasa terganggu. "Suaranya benar-benar keras, seseorang yang berbicara dengan orang lain menjadi kesulitan karena mendengar suaranya," ucapnya. Sementara, Kanit Reskrim Polsek Pesantren Iptu Panggayuh ketika dikonfirmasi mengatakan, belum menerima aduan resmi dari masyarakat perihal bunyi keras yang diduga berasal dari PG Pesantren Baru. Tetapi, ia berjanji bakal serius menangani masalah tersebut, jika ada warga yang melapor. "Kami belum mengecek ke lokasi. Tetapi apabila ada masalah disana, dan warga mengadu, tentu akan kami tindak lanjuti. Akan kita mintai penjelasan mengenai itu," tegas Iptu Panggayuh. Terpisah terkait suara bising tersebut, pihak PG Pesantren belum memberikan penjelasan resmi. Beberapa orang satpam yang dikonfirmasi menyarankan agar bertanya langsung kepada pimpinan perusahaan atau bagian humas. "Kalau mengenai suara, ada kemungkinan dari mesin uap. Tetapi alangkah lebih baiknya jika langsung konfirmasi ke bagiannya langsung yang menangani," kata GO R salah seorang satpam di posnya. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru