Seluruh Anggota Band Decapitated Diadili Usai Memerkosa

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Amerika- Seluruh anggota musik cadas asal Polandia, Decapitated mejalani sidang pengadilan. Dilansir dari laman Independent, Sabtu (14/10), keempat personel Decapitated mulai disidang itu adalah vokalis Rafal 'Rasta' T. Piotrowski (31), gitaris Waclaw 'Vogg' J. Kieltyka (35), bassis Hubert E. Wiecek (30), dan drummer Michal M. Lysejko (27). Piotrowski dan Kieltyka dijerat dengan dakwaan pemerkosaan tingkat dua. Sedangkan Wiecek dan Lysejko dituduh melakukan pemerkosaan tingkat tiga. Kasus mereka disidangkan di Pengadilan Spokane, Washington, Amerika Serikat. Kejadian ketika mereka berpesta di dalam bus tur band, usai menggelar konser di Spokane pada 31 Agustus lalu. Mereka sedang menggelar tur konser bersama dengan band asal Australia, Thy Art is Murder. Dalam dakwaan disebutkan, korban mengatakan dia datang menonton konser Decapitated di Spokane bersama seorang temannya. Setelahnya, empat anggota band mengajaknya minum-minum di bus. Selama itu, korban mengaku mulai merasa tidak nyaman. Kemudian, korban pergi ke toilet di bus dan dikuntit oleh seorang anggota band dan memaksa masuk. Korban mendorongnya. "Namun, anggota band itu memegang tangan korban dan membalikkan badannya sehingga dia menghadap wastafel dan kaca di kamar mandi. Dia melihat dari kaca kalau seluruh anggota band bergantian memperkosanya," demikian seperti dikutip dalam surat dakwaan. Rekan korban juga mengatakan kepada polisi kalau seluruh anggota band memperkosa. Kemudian dia membantu korban dan memakaikan pakaiannya, kemudian membopongnya keluar dari bus. Korban kemudian pergi dan menelepon nomor darurat 911. Panggilan itu direspon dan polisi lantas menjemputnya di lokasi konser. Namun, polisi itu sudah kehilangan jejak bus tur band Decapitated. Di dalam dokumen itu dipaparkan kalau polisi kemudian membawa korban ke rumah sakit buat divisum. Dalam laporannya, dokter menulis kalau korban mengalami memar pada lengan bagian atas akibat dicengkeram dan sejumlah cidera lain. (hm/kmp)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru