Dua WNA Afganistan Terlibat Kecelakaan di Surabaya

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dua pria pengungsi asal Afganistan terlibat kecelakaan di Surabaya. Tepatnya Minggu (15/10/2017) dini hari sekitar pukul 01.00 Wib di Jalan Urip Sumoharjo Surabaya. Selain motor yang ditunggangi kedua WNA (warga negara asing) itu rusak. Keduanya juga langsung dibawa ke rumah sakit akibat luka yang dideritanya. Kedua WNA Afganistan itu diketahui bernama Muhammad Taqi Zamami (32). Dia mengalami luka lecet pada bagian perut kanannya. Seorang lagi bernama Asef Juya (25) yang menderita luka lecet, juga pada bagian perut kanannya. Keduanya diketahui tinggal di Sukodono Sidoarjo. Kecelakaan itu sendiri berawal saat keduanya menaiki motor Honda CBR bernopol W 6921 ZX. Dikemudikan Muhammad Taqi Zamami, motor itu melaju dari arah selatan (Sidoarjo) menuju utara (Surabaya). Namun sesampainya di depan toko arlisa Jalan Urip Sumoharjo Surabaya, tiba-tiba keduanya manabrak motor yang ada didepannya. "Penabrak dan yang ditabrak berjalan ke arah yang sama. Karena memang jalur itu adalah jalur satu arah. Yang menabrak dari belakang dua WNA itu. Sedangkan yang ditabrak, tidak teridentifikasi nopolnya," kata Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Bayu Halim. AKP Bayu menyebut, kendaraan yang ditabrak kedua WNA Afganistan itu diduga adalah motor. Namun motor tersebut berlalu. Usai menabrak motor tersebut, motor yang ditunggangi dua WNA akhirnya hilang keseimbangan dan jatuh ke aspal. Kedua WNA akhirnya terpental. Sedangkan motornya terseret dan menabrak mobil parkir hingga terbakar. Kecelakaan itu akhirnya menjadi tontonan warga sekitar dan pengguna jalan. Setelah anggota Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya tiba di lokasi, kedua WNA langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sedangkan motornya yang terbakar, dievakuasi ke Kantor Unit Laka di Dukuh Pakis Surabaya. "Kami masih melakukan penyelidikan, terkait kecelakaan tersebut. Apakah dua WNA itu mabuk atau hilang kendali kemudi, kami masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap keduanya. Sebab keduanya masih dirawat di rumah sakit," tandas AKP Bayu Halim. (Bkr)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru