Bisnis JNE Tumbuh 30 Persen Berkat E-Commerce

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com - Maraknya transaksi jual beli online (e-commerce) membuat perusahaan jasa antar barang ikut meningkat, salah satunya JNE. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pengiriman JNE meningkat hingga 30 persen. "Saya ceritakan peningkatan kita saja, kita itu berapa tahun terakhir 30 persen lebih," ujar Presiden Direktur JNE, Muhammad Feriadi di Kantornya. Feriadi mengatakan, saat ini 70 persen pendapatan JNE didominasi oleh jasa pengiriman. Sebanyak, 50 persen dari jasa pengiriman tersebut berasal dari transaksi online. "Jadi revenue ritel kita ada 70 persen, nah 30 persen corporate. Dari 70 persen itu 50 persennya dari e-commerce," katanya. Meski demikian, dia menegaskan lonjakan pertumbuhan tersebut tak hanya dari transaksi online, tetapi juga ada pengiriman dari perseorangan dan korporasi. Dengan begitu, Feriadi menambahkan perubahan pola dari offline ke online memang terjadi di sebagian besar masyarakat Indonesia. "Transaksi e-commerce saat ini baru sekitar satu persen dari total transaksi ritel yang ada. Namun, jumlah tersebut telah banyak berdampak terhadap pola belanja masyarakat RI. Tapi, satu persen saja dampaknya bisa kita rasakan, membuat toko-toko sepi, membuat masyarakat lebih senang belanja online. Dan membuat perilaku masyarakat berubah, orang tidak lagi belanja ke toko-toko, tapi belanja online."

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru