Secara terpisah, Hemin Hawrami, asisten khusus Masoud Barzani, presiden Pemerintah Daerah Kurdi (KRG) dan pemimpin Partai Demokratik Kurdistan, mengunggah di akun Twitternya, apa yang dia katakan sebagai ucapan terima kasih kelompok milisi Syiah pro-Baghdad kepada para anggota PUK atas kerja sama mereka dalam operasi di Kirkuk. BAGHDAD, Mohammed Jaber.
Pasukan Kurdi atau yang dikenal dengan nama Peshmerga menegaskan, pemerintah pusat Irak akan membayar mahal karena telah mengobarkan perang. Pernyataan Peshmerga ini muncul setelah pasukan Irak melakukan serangan terhadap basis Peshmerga di Kirkuk.
"Pemerintah Irak akan membayar "harga mahal" untuk kampanye militernya di Kirkuk. Ini adalah sebuah deklarasi perang melawan negara Kurdistan," kata Peshmerga dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Jazeera.
Dalam pernyataannya, Peshmerga juga menuding beberapa pemimpin Serikat Patriotik Kurdistan (PUK) telah melakukan pengkhianatan, dengan menyebut PUK telah mundur dari wilayah yang mereka kuasai sebelum pasukan Irak menyerang. PUK sendiri telah membantah tuduhan tersebut.
"Sayangnya, beberapa pejabat dari PUK membantu plot melawan negara Kurdistan dan melakukan pengkhianatan yang hebat dan historis terhadap Kurdistan, serta para martir yang mengorbankan hidup mereka untuk Kurdistan di bawah bendera PUK," ungkapnya. 05
Editor : Redaksi