Palestina Tuding Israel Hindari Dialog Damai

surabayapagi.com
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel tidak akan menerima kesepakatan rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah tanpa adanya pembongkaran sayap militer Hamas dan pemutusan hubungan kerja sama dengan Iran. MOSKOW, Yuri Kowalsky. Duta Besar Palestina untuk Rusia, Jibril Rajoub menilai, Israel mencoba untuk menghindari dialog damai dengan Palestina, dengan cara melemparkan kecaman atas kesepakatan rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas. Israel kembali menegaskan, mereka tidak akan berdialog dengan Hamas. "Kesepakatan yang baru dicapai antara Hamas dan Fatah akan mengirim sebuah pesan yang kuat kepada semua orang, termasuk Israel dan Amerika Serikat (AS), bahwa kita tidak akan meninggalkan proses perdamaian," ucap Rajoub, seperti dilansir Sputnik. "Kami mengadakan perundingan. Tapi pihak Israel tidak memberikan tanggapan. Ini berarti bahwa Israel berusaha membebaskan dirinya dari tanggung jawab atas proses perdamaian, penyelesaian, dan solusi dua negara. Kami ingin ini segera terjadi, tapi kita tidak bisa percaya bahwa ini akan terjadi," sambungnya. Pada 12 Oktober, Hamas dan Fatah, mencapai kesepakatan baru selama pembicaraan rekonsiliasi yang dimediasi oleh Kairo. Kesepakatan ini termasuk pemerintah persatuan nasional harus mulai bekerja paling lambat tanggal 1 Desember. 07

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru