Pembicaraan Damai dengan Israel Butuh Dukungan Rusia

surabayapagi.com
Pejabat Palestina seperti dilansir Sputnik, menambahkan bahwa partisipasi Moskow sangat penting untuk menjaga stabilitas di Timur Tengah. Ketegangan antara Israel dan Palestina telah meningkat selama bertahun-tahun. Masyarkat Palestina telah berusaha setelah beberapa dekade terakhir untuk mendapatkan kemerdekaan, kontrol atas wilayah mereka, baik di Tepi Barat ataupun di Gaza. MOSKOW, Yuri Kowalsky. Duta Besar Palestina untuk Rusia, sekaligus Sekretaris Komite Pusat Fatah, Jibril Rajoub menuturkan, Rusia dapat berperan aktif dalam mengamankan sebuah dialog antara Israel dan Palestina. "Kami membutuhkan partisipasi Rusia. Rusia memiliki hubungan baik dengan Israel, oleh karena itu saya pikir Rusia memiliki kemampuan untuk memainkan peran aktif dalam pembicaraan antara Palestina dan Israel," kata Rajoub dalam sebuah pernyataan. Israel, pada gilirannya, menolak untuk mengakui Palestina sebagai entitas politik dan diplomatik yang independen. Perundingan langsung antara kedua negara ambruk pada 2014, saat konflik bersenjata terakhir antara Israel dan Hamas berlangsung. Tel Aviv kemudian semakin menjauhkan diri dari upaya damai setelah Fatah dan Hamas berdamai pada pertengahan 2014, dan membentuk pemerintahan bersatu, yang sayangnya hanya bertahan selama satu tahun. Israel menegaskan, mereka tidak akan berdialog dengan Hamas, ini dikarenakan di mata mereka Hamas adalah kelompok teroris. 02

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru