SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Ada banyak orang yang sukanya mengkoleksi sesuatu, tetapi mengkoleksi rambut artis? Walaupu terdengar aneh, namun ternyata banyak orang yang melakukannya karena mengkoleksi rambut artis ternyata mampu menghasilkan lebih dari empat milyar rupiah.
Paul Fraser, kolektor rambut selebriti dari Bristol, Inggris, mengumpulkan dan menjual rambut tokoh terkenal, baik hewan maupun manusia, dalam bentuk gulungan maupun per helai.
Penjualan terlarisnya meliputi rambut para artis ternama seperti Marilyn Monroe, Elvis Presley dan Justin Bieber. Fraser juga memiliki rambut dari figur-figur bersejarah seperti John F.Kennedy dan John Adams.
Di antara koleksi paling langkanya adalah helai rambut Marilyn Monroe yang dikumpulkan beberapa jam sebelum artis itu membawakan penampilan legendarisnya dalam lagu 'Happy Birthday Mr. President' untuk John F.Kenney di Madison Square.
Sebagian besar sampel rambut selebriti tersebut dijual dengan harga lebih dari Rp 6.750.000. Namun, sampel termahal adalah rambut lengkap Marilyn Monroe yang dijual dengan harga berkisar Rp 4.471.645.500.
Item rambut seleb yang paling mahal kedua adalah 200 helai rambut Justin Bieber yang diberikan kepada pembawa acara Ellen DeGeneres pada ulang tahunnya di tahun 2011.
Ellen menjual 200 helai rambut Justin Bieber pada The Golden Palace Casino seharga Rp 549.018.000 melalui laman eBay.
Justin meyumbangkan sisa rambutnya ke badan amal favoritnya untuk pembangunan sekolah di negara berkembang. Lalu, rambut tersebut terjual kepada kolektor Paul Fraser.
Fraser-yang juga mengoleksi memorabilia selebriti langka lainnya mengikuti berbagai lelang rambut selebriti, meneliti nilai historis, dan memverifikasi asal-usulnya.
"Ini semua untuk melacak keasliannya. Perlu ada garis kepemilikan yang jelas antara rambut yang dikirim dari orang terkenal atau pelelang yang sekarang menjualnya. Jika tidak ada, saya tidak akan membelinya," ujar Fraser.
Potongan rambut sepanjang setengah inci milik Elvis yang dibingkai dijual dengan harga Rp 6.750.000 di website Fraser. Rambut itu adalah rambut Elvis saat ia memotong rambutnya saat berdinas tentara di Fort Chaffe pada tahun 1958.
Fraser melacak rambut Elvis itu melalui teman sekaligus ketua klub penggemar Elvis, Gary Pepper, yang kemudian berbagi sampel dengan penggemar Elvis lainnya.
Rambut Marilyn Monroe dan Elvis adalah produk laris yang dijual oleh Fraser. Sementara rambut Pangeran Albert, yang menurut beberapa sejarawan merupakan sosok pembunuh berantai The Jack Ripper, adalah produk yang tidak populer.
Sampel rambut Michael Jacksonyang terbakar saat syuting iklan Pepsi juga dijual dengan harga Rp 17.874.000.
Selain rambut milik orang terkenal, Fraser juga menjual rambut milik seekor kuda pacu juara bernama Red Rum.
Menjual rambut selebriti memang nampak aneh. Namun, pada kenyataanya praktik ini telah terjadi sejak tahun 1800-an.
"Hal ini sangat umum saat zaman Victoria dan sekarang fenomena ini terulang kembali meskipun pembeli hanya berasal dari kalangan tertentu. Mayoritas pembeli berasal dari Inggris dan yang kedua adalah AS," ujar Fraser. lx/kmp
Editor : Redaksi