Menyelisik Kadin Surabaya bersama Pak Jamhadi

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peran Kadin (Kamar Dagang dan Industri) sesuai dengan UU No1 tahun 1987 adalah mitra strategisnya pemerintah, dan juga wadahnya seluruh dunia usaha. Kadin fokus kepada kegiatan industri, perdagangan, eksport import, jasa, UMKM, dan juga hal-hal yang bisa menjadi triger pertumbuhan ekonomi yang ujungnya adalah memberi kesejahteraan kepada masyarakat luas. “Sesuai dengan undang-undangnya memang Kadin merupakan wadahnya dunia usaha dan apabila menjadi anggota Kadin memiliki manfaat yaitu para pengusaha tersebut bisa mendapatkan fasilitas-fasilitas informasi,” jelas DR. Ir. Jamhadi, MBA yang menjabat sebagai Ketua Kadin Surabaya. Kadin juga dapat membawa para pengusaha kepada kegiatan pameran-pameran dan para pengusaha tersebut masuk dalam buku directory baik itu softcopy maupun hardcopy untuk ditayangkan di dalam website Kadin juga dicetak menjadi sebuah buku. Di area Surabaya para pengusaha cenderung bergerak di bidang jasa dan perdagangan. “PDRB Surabaya itu sekitar 400 triliun, dari 400 triliun tersebut sekitar 49 �rgerak di bidang perdagangan, jasa, hotel, restoran, dan jasa-jasa lainnya. 16 % para pengusaha bergerak di sektor industri pengolahan. Industri kreatif masih kecil persenanya sekitar 4 %. Sedangkan pengusaha yang lainya bergerak di bidang transportasi, properti, konstruksi dan telekomunikasi,” jelas Pak Jamhadi saat ditemui di sela-sela acara Workshop UMKM Go Online Surabaya. Dalam kinerjanya Kadin Surabaya bekerja sama dengan Kadin dari daerah lain. Kadin Surabaya juga memperkenalkan pengusaha-pengusaha dari Surabaya yang sudah terangkum di dalam daftar keanggotaan dan dimasukan di buku directory yang juga dikirim kepada negara-negara lain, termasuk konsulat-konsulat negara asing yang ada di sini. Kadin juga mengadakan MOU dengan kabupaten kota lain di Indonesia juga dengan negara-negara lain di dunia. Kadin Surabaya juga sering bekerja sama dengan negara-negara lain. “Terdapat partner-partner Kadin Surabaya, terutama 10 besar negara di dunia mulai dari Jepang, Korea, Singapore, Malaysia, China, Jerman, Inggris, Belarus, New Zealand, Australia, dan Amerika Serikat,” paparnya. Negara-negara tersebut sering bekerja sama dalam bidang perdagangan dan melakukan investasi di bidang industri makanan, minuman, peralatan rumah tangga, elektronik, IT, dan permesinan. Harapan Pak Jamhadi selaku Ketua Kadin Jawa timur yaitu beliau menginginkan pengusaha yang kecil diangkat derajatnya dengan cara para pengusaha kecil tersebut jangan hanya dibimbing untuk manajemen dan pelatihan saja. Mereka juga harus dibimbing menjadi produsen. “Kalau nanti para pengusaha kecil tersebut menjadi produsen Kadin Surabaya siap untuk mencarikan pasar dan hasil produknya dijual kepada para pebisnis retail yang di Surabaya maupun Jawa Timur, dengan begitu disparitas ekonomi antara yang kaya dengan miskin nanti lama-lama akan menjadi lebih baik,” jelasnya lagi. yr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru