Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu sekolah di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Ilustrasi. Salah satu sekolah di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) di wilayahnya tersebut, hingga menyisakan persoalan serius. Saat ini, dari total 139 sekolah yang sebelumnya kosong jabatan kepala sekolah, sebanyak 118 sudah terisi Plt. Namun, sisanya masih menunggu surat keputusan (SK) penugasan.

Meski pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah (kepsek) dipastikan bisa menandatangani ijazah, hingga kini masih ada 21 sekolah yang belum memiliki kepsek sama sekali.
 
“Masih ada 21 sekolah yang belum ada pejabat kepsek-nya. Saat ini masih proses pengajuan dan menunggu SK,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung, Deni Susanti, Rabu (22/04/2026).

Sebanyak puluhan sekolah tersebut terdiri dari 2 taman kanak-kanak (TK), 17 sekolah dasar (SD), dan 2 sekolah menengah pertama (SMP). Kondisi ini tak hanya berdampak administratif, tetapi juga menghambat operasional sekolah. Selain itu, ketiadaan kepala sekolah membuat sejumlah proses krusial tersendat. Di antaranya, sinkronisasi data pokok pendidikan (dapodik) yang mensyaratkan keberadaan kepsek sebagai penanggung jawab. Sehingga, pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga turut terhambat.

Meski demikian, disdik memastikan tidak ada masalah terkait legalitas ijazah siswa. Pihaknya menegaskan, Plt kepsek tetap memiliki kewenangan menandatangani ijazah. Hal itu sudah dikonsultasikan dengan Kementerian Pendidikan.
“Untuk tanda tangan ijazah, Plt kepsek diperbolehkan,” tegasnya.
Saat ini, dinas telah mengajukan sejumlah nama kepada Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Namun, pengisian kepsek definitif juga tidak bisa dilakukan cepat karena terbentur syarat administratif.

Pihaknya juga menyoroti adanya sekolah yang bahkan belum memiliki Plt kepsek. Dan jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi memicu kebingungan di tingkat sekolah, terutama terkait kewenangan penandatanganan dokumen resmi. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Fenomena Bediding di Banyuwangi Jadi Ancaman Anabul Rentan Terserang Penyakit

Fenomena Bediding di Banyuwangi Jadi Ancaman Anabul Rentan Terserang Penyakit

Rabu, 03 Jun 2026 12:00 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Cuaca ekstrem di Banyuwangi mengakibatkan fenomena bediding yang membuat suhu udara di Banyuwangi terasa lebih dingin ternyata…

Gubernur Khofifah pantau pengambilan PIN pendaftaran Sekolah SMA

Gubernur Khofifah pantau pengambilan PIN pendaftaran Sekolah SMA

Rabu, 03 Jun 2026 11:43 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 11:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Selsa (2/6/2026) melakukan pemantauan pengambilan PIN sistempenerimaan murid baru (SPMB)…

Jembatan Gondang Jalur Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total 6 Bulan

Jembatan Gondang Jalur Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total 6 Bulan

Rabu, 03 Jun 2026 11:37 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 11:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti proses perbaikan yang dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), jembatan Gondang 1 di ruas…

Hadapi Puncak Musim Kemarau, DKPP Kota Madiun Dorong Percepat Masa Tanam

Hadapi Puncak Musim Kemarau, DKPP Kota Madiun Dorong Percepat Masa Tanam

Rabu, 03 Jun 2026 11:24 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mempercepat masa tanam setelah panen guna mengantisipasi puncak musim kemarau yang berpotensi kekeringan, Pemerintah…

Dampak Lumpur Lapindo, Pemkab Sidoarjo Bentuk Satgas Percepatan Penyelesaian

Dampak Lumpur Lapindo, Pemkab Sidoarjo Bentuk Satgas Percepatan Penyelesaian

Rabu, 03 Jun 2026 11:22 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka mengatasi berbagai persoalan yang hingga kini masih menyisakan pekerjaan rumah, mulai dari ganti rugi lahan yang…

Fenomena Tutupan Awan, BMKG: Suhu Udara Lebih Dingin Saat Malam di Surabaya

Fenomena Tutupan Awan, BMKG: Suhu Udara Lebih Dingin Saat Malam di Surabaya

Rabu, 03 Jun 2026 11:16 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca yang mudah berubah-ubah kerap melanda wilayah Surabaya. Bahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…