Amerika Memiliki Senjata Nuklir Di Bawah Rusia

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, AS- Parlemen Tukki menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki 150 senjata nuklir di lima negara anggota NATO. Bahkan kelima negara tersebut tidak memiliki senjata nuklirnya sendiri. "Ada hampir 150 senjata nuklir AS di enam pangkalan udara di Belgia, Jerman, Italia, Belanda, dan Turki. Kelimanya merupakan negara-negara NATO yang tidak memiliki senjata nuklir sendiri," demikian isi laporan tersebut dikutip dari laman Hurriyet, Rabu (1/11). As menempatkan senjata nuklir negara-negara NATO, termasuk Turki sebagai bagian dari program berbagi-pakai nuklir di organisasi tersebut. Beberapa senjata nuklir telah ada di sana sejak 1960-an. Laporan bertajuk 'Data Senjata Nuklir' itu juga menunjukkan pada akhir Juli tahun ini, ada sekitar 15.000 senjata nuklir dari total 107 lokasi di 14 negara. "Hampir 9.400 di antaranya ada di gudang persenjataan dan digunakan untuk keperluan militer, sisanya tidak aktif dan akan dimusnahkan," tambah laporan itu. Sekitar 4.150 senjata di gudang persenjataan tersebut siap digunakan kapan saja, sementara 1.800 di antaranya berada di bawah status 'awas' yang berarti senjata itu bisa dipersiapkan dalam waktu singkat. Sebanyak 93 persen dari jumlah senjata nuklir dunia itu adalah milik Rusia dan Amerika Serikat. Lebih rinci lagi, data laporan itu menunjukkan bahwa Rusia memiliki 7.000 senjata nuklir, Amerika Serikat 6.800, Prancis 300, China 260, Inggris 215, Pakistan 130, India 120, Israel 80, dan Korea Utara 10 senjata nuklir. Terdapat lima Negara yang memiliki perjanjian nuklir AS, China, Rusia, Prancis dan Inggris sedang ada tiga Negara yang tidak dalam perjanjian Israel, Pakistan dan India. (hm/mrd)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru