SURABAYA PAGI, Lamongan - Dua calon direktur PDAM Lamongan, M Ali Mahfudi dan Munip Sarif mulai mengikuti tahapan seleksi untuk menjadi Dirut PDAM, menyusul dirut lama M Maksum per 5 November sudah pensiun, meski akhirnya diperpanjang sampai akhir tahun 2017. Forum Fit and proper test dihadapan Bupati H Fadeli, Wabup Kartika Hidayati, dan Sekkab yang bertindak sebagai moderator untuk menjembatani para Asisten dan kepala OPD yang didapuk sebagai tim seleksi dalam perekrutan calon dirut yang akan memimpin selama 4 tahun kedepan ini. Mengawali pemaparan visi misi, M Ali Mahfudi pria yang masih menjabat Kabag Teknik PDAM ini mendapatkan kesempatan pertama memamerkan visi misinya, disusul Munif Sarif yang juga masih menjabat sebagai Dirut Bank Daerah Lamongan (BDL). Bambang Eko Dwi Mulyono Anggota Dewan Pengawas PDAM, yang juga sebagai timsel menyebutkan, kalau kedua kandidat direktur ini sudah melewati tahapan seleksi dengan keduanya sudah memaparkan visi misinya dihadapan timsel dan disaksikan oleh bupati dan wakil bupati. Keduanya secara umum sudah cukup baik dalam memaparkan visi dan misinya, baik program teknik mendongkrak pelayanan lebih baik hingga mampu menjadi perusahaan BUMD yang tidak sekedar sehat, tapi juga mampu ikut menyumbang PAD bagi daerah, serta mampu melakukan penataan manajamen. Meski keduanya lanjut pria yang juga rektor Unsila ini, masih belum memiliki kemampuan yang lengkap seperti yang diharapkan, namun keduanya setelah satu diantaranya terpilih harus belajar dan menyesuiakan."Satu penguasaan teknik dalam pengelolaan PDAM sudah baik, tapi satu calon lainnya lihai dalam soal manajemen,"akunya sambil menegaskan semua keputusan ada di Timsel. Karena lanjut Bambang, timsel mencari direktur PDAM tidak sekedar mampu secara teknik, tapi juga mampu melakukan penataan manajemen baik ke dalam maupun keluar."Kita ini mencari calon direktur yang tidak sekedar mampu dalam penguasaan teknik tapi juga mampu secara manajemen karena itu keterkaitan,"akunya. Bupati Lamongan, H Fadeli dalam kesempatan itu menyebutkan, kalau kedua calon ini secara umum juga sudah cukup baik dalam memaparkan visi dan misinya. Hanya saja Fadeli mengarisbawahi kalau pandangan timsel harus fair dalam melakukan penilaian, karena dua calon saat ini adalah calon dari dalam PDAM dan dari luar PDAM. Calon dari dalam lanjutnya, jangan diidentikan dengan maksum yang kini masih menjabat sebagai dirut PDAM, dan satu calon lainnya dari luar dan fres."Keduanya sama-sama bagus, keduanya juga punya konsep meski beda tapi tujuannya sama,"akunya. Ia berharap siapapun yang terpilih nantinya, PDAM yang sudah baik ini kedepanya jangan sampai menurun."Yang sudah baik ini harus diteruskan dan ditingkatkan, saya punya mimpi bagaimana air PDAM kedepanya tidak sekedar bisa menjamin kebutuhan dasar air bersih tercukupi, tapi air sampai di pelanggan bisa langsung "muncrat" ketika krannya dibuka,"harap bupati.jir
Editor : Redaksi