Tanaman Bawang Milik Petani di Nganjuk Mati Layu Jelang Sebulan Panen, Diduga Akibat Obat Pembasmi Rumput

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban menunjukkan tanaman bawang merah miliknya yang mati layu tak tersisa SP/ NGJ
Korban menunjukkan tanaman bawang merah miliknya yang mati layu tak tersisa SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru nasib kurang beruntung menimpa salah satu petani tanaman bawang merah milik warga di Desa Butuh, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk yang tiba-tiba layu dan mati, padahal jelang sebulan lagi akan panen.

Diketahui, untuk penyebabnya diduga akibat diberi obat oleh orang tidak dikenal. Tanaman bawang merah di lahan seluas 150 tu itu merupakan milik Bagus Dewantara, asal Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan. "Layu semua (tanaman) bawang merah yang milik saya ini. Padahal tinggal sebulan lagi panen," ungkap Bagas, Selasa (21/04/2026).

Lebih lanjut, Bagas menduga, tanaman bawang merah miliknya itu mati layu tak tersisa, akibat diberi obat pembasmi rumput oleh seseorang yang tidak dikenal. "Saat saya menyalakan disel untuk mengairi sawah, air yang seharusnya keluar itu berwarna jernih. Tapi ini warnanya jadi putih," bebernya.

Keesokan harinya, pada saat Bagas dibuat kaget saat tiba di sawah. Karena tanaman bawang merah miliknya, mati layu tak tersisa. Dan saat ini, dirinya sudah membuat laporan polisi atas peristiwa yang menimpanya tersebut. Karena bisa dipastikan ia gagal panen, dengan kerugian puluhan juta rupiah. "Saya curiga ada orang yang sengaja mencampurkan obat pembasmi rumput di dalam diesel," tambahnya. ng-01/dsy

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…