SURABAYAPAGI.com, Arab Saudi- Arab Saudi semakin gencar menangkap para kuruptor di tanah Suci itu. Kali ini, 201 orang terkait dengan penggelapan uang senilai USD 100 miliar.
Hasil penangkapan menyasar para pangeran, menteri, konglomerat, dan beberapa tokoh terkenal lainnya. Penangkapan dilakukan pada akhir pekan, saat Putra Mahkota Mohammed bin Salman ingin memperkuat kekuasaan.
"Sebanyak 208 orang dipanggil untuk diinterogasi sejauh ini. Tujuh telah bebas tanpa biaya," kata sebuah pernyataan Kementerian Informasi Saudi, yang mengutip jaksa agung Sheikh Saud al-Mojeb, seperti dilansir dari AFP, Jumat (10/11).
Kepolisian membekukan rekening bank terdakwa dan aset yang terkait dengan korupsi akan disita dan menjadi milik negara.
"Potensi skala praktik korupsi yang telah terungkap sangat besar. Berdasarkan penyelidikan kami selama tiga tahun terakhir, kami memperkirakan setidaknya USD 100 miliar telah disalahgunakan melalui korupsi dan penggelapan yang sistematis selama beberapa dekade," kata pernyataan tersebut.
Pihak pemerintah merahasiakan nama-nama orang yang ditangkap. Mereka mengaku menghormati privasi mereka selama fase proses ini.
Namun, pengamat Saudi Thomas Lippmann yakin penyelidikan antikorupsi adalah perebutan kekuasaan, karena hanya menargetkan anggota keluarga kerajaan dan komunitas bisnis, seperti dilansir dari Nypost. (hm/mrd)
Editor : Redaksi