SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kabar bahwa Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akan menaikkan tarif jasa pelabuhan ternyata bukan sekedar kabar burung.
"Memang ada rencana menaikkan tarif pelayanan jasa di pelabuhan. Cuman, kita belum tahu mulai kapan, sedang digodok oleh manajemen," ujar Bagian Humas Pelindo III Cabang Gresik, Gita kepada Surabaya Pagi, Rabu (15/11/2017).
Menurut dia, sektor pelayanan tarif jasa pelabuhan yang bakal naik belum bisa diekspos. Alasannya, belum ada keputusan resmi dari manajemen Pelindo III Gresik.
Untuk memberlakukan tarif pelayanan jasa, memerlukan waktu dan prosesnya Panjang karena kenaikan tarif ini harus melibatkan asosiasi pengguna jasa pelabuhan. Asosiasi dimaksud yakni Indonesian National Shipowners Association (INSA), Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), Pelra dan lainnya.
"Asosiasi ini harus dilibatkan dalam pembahasan, karena mereka yang pengguna jasa," tandasnya.
Dijelaskan Gita, rencana penyesuaian tarif ini merupakan komitmen untuk membenahi pelayanan di pelabuhan umum Gresik, selain itu bertujuan meningkatkan pelayanan. dan pembenahan fasilitas untuk pengguna jasa ke pelabuhanan.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa Pelindo III Gresik akan segera memberlakukan tarif baru pelayanan jasa pelabuhan. Diantaranya tarif tambat labuh, tarif pandu, tarif jasa dermaga, tarif jasa penumpukan dan tarif air kapal.
Kabar kenaikan tarif jasa inipun, sempat mengundang keresahan bagi kalangan pemakai jasa pelabuhan. Apalagi jika kenaikan tersebut langaung diberlakukan tanpa melibatkan pihak asosiasi dalam pembahasannya. mis
Editor : Redaksi