Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Tren penurunan angka kelahiran di Jawa Timur kian terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru Badan Pusat Statistik menunjukkan provinsi ini mulai memasuki fase baru demografi, di mana jumlah kelahiran tidak lagi cukup untuk menggantikan generasi sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Jawa Timur, Herum Fajarwati, mengungkapkan bahwa Total Fertility Rate (TFR) Jawa Timur pada 2025 tercatat sebesar 1,95. Angka tersebut berada di bawah ambang batas replacement level sebesar 2,10.

“Ini menegaskan bahwa fertilitas di Jawa Timur terus mengalami penurunan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Penurunan ini merupakan kelanjutan tren sejak 2010, meskipun laju penurunannya relatif melambat dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah. Kota Surabaya mencatat angka TFR terendah sebesar 1,70, yang mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat urban yang cenderung menunda atau membatasi jumlah anak.

Sebaliknya, Kabupaten Sampang mencatat angka TFR tertinggi sebesar 2,25. Perbedaan ini menunjukkan adanya disparitas antarwilayah yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kondisi ekonomi, serta akses terhadap layanan kesehatan reproduksi.

“Disparitas ini memperlihatkan adanya kesenjangan antarwilayah, baik dari sisi akses pendidikan, ekonomi, hingga layanan kesehatan reproduksi,” jelas Herum.

Selain itu, pola usia melahirkan juga mengalami perubahan signifikan. Angka kelahiran pada remaja usia 15–19 tahun menurun drastis, dari 41,40 menjadi 15,98 per 1.000 perempuan dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Sebaliknya, puncak kelahiran kini bergeser ke kelompok usia 25–29 tahun, yang mengindikasikan adanya kecenderungan menunda pernikahan dan kehamilan.

Menurut Herum, kondisi ini dapat dipandang sebagai keberhasilan dalam pengendalian penduduk. Namun, di sisi lain juga menjadi sinyal peringatan bagi pemerintah daerah.

“Jika tren ini terus berlanjut tanpa strategi adaptasi, Jawa Timur berpotensi menghadapi penuaan penduduk lebih cepat,” tegasnya.

Ia menambahkan, tantangan ke depan bukan lagi sekadar menekan angka kelahiran, melainkan menjaga keseimbangan antara bonus demografi yang mulai menipis dan potensi berkurangnya tenaga kerja produktif di masa mendatang.

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…