SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Merasa istrinya memiliki pria idaman lain (PIL), M Sholeh (42) tiba-tiba kalap. Dia menghajar istrinya dengan memukulkan batu bata dan kursi kearah istrinya. Tak pelak, sang istri menderita sejumlah luka. Tidak terima dianiaya, sang istri melaporkan suaminya itu ke polisi.
Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Sukolilo Lor 3, Bulak, Surabaya. Rumah itu sehari-hari tempati M Soleh dan Nurhasanah istrinya. Sebelum peristiwa penganiayaan itu terjadi, pasangan suami istri (pasutri) ini sempat pisah ranjang. Bahkan proses cerai sudah direncanakan keduanya.
"Setelah kami mendapat laporan itu, kami terjunkan Tim Resmob. Dan akhirnya, si suami berhasil kami amankan dan kami bawa ke kantor," sebut Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Ardian Satrio Utomo, Rabu (15/11/2017).
Mantan Kanit Jatantas Polrestabes Surabaya ini menambahkan, dari pemeriksaan terhadap Soleh diketahui, bahwa sebelum terjadinya peristiwa itu, pasutri tersebut terlebih dahulu cekcok mulut. Sebab sebelumnya, keduanya sudah tidak akur lagi dan pisah ranjang. "Mereka sedang dalam proses cerai. Si suami menuduh istrinya mempunyai pria idaman lain," bebernya.
Karena tuduhan itulah, korban tidak terima dan berkata dengan suara keras kepada suaminya. Awalnya, mereka hanya perang mulut. Namun tiba-tiba sang suami naik pitam. Secara spotan, dia mengambil batu bata dan kursi kayu kecil. Tanpa banyak kata, benda-benda keras itu langaung dipukulkan kearah istrinya. Akibatnya, sejumlah luka diderita sang istri.
Selain itu, AKP Ardian menyebut, dalam pemeriksaan intensif ditemukan dugaan kuat Soleh menganiaya istrinya setelah dirinya mengonsumsi sabu. Tapi sayang, menurut Ardian, pihaknya tidak menemukan barang bukti narkoba jenis sabu itu. "Dugaan itu diperkuat, saat tim kami menemukan sendok yang terbakar yang diduga digunakan untuk membakar sabu. Atas dasar itulah, kasus ini masih terus kami dalami dan kembangkan," tandasnya. bkr
Editor : Redaksi