Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penertiban besar-besaran terhadap praktik jual beli yang memakan badan jalan di kawasan Pasar Kebalen di Jalan Zaenal Zakse, Kota Malang.  SP/ MLG
Penertiban besar-besaran terhadap praktik jual beli yang memakan badan jalan di kawasan Pasar Kebalen di Jalan Zaenal Zakse, Kota Malang.  SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menyusul kebijakan penertiban besar-besaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terhadap praktik jual beli yang memakan badan jalan, kini kawasan Pasar Kebalen di Jalan Zaenal Zakse, mendadak steril dan lebih lenggang (leluasa). Selain itu, penertiban ini adalah bentuk pengembalian fungsi jalan yang selama ini disalahgunakan, dimana jalan raya harus steril dari aktivitas dagang demi kenyamanan pengguna kendaraan.

Pasalnya, adanya fenomena belanja sistem drive thru juga yang dituding menjadi biang kerok kemacetan di wilayah tersebut. Sehingga, petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), Diskopindag, hingga Satpol PP Kota Malang mengambil langkah penertiban tersebut karena aktivitas pedagang yang meluber hingga ke tengah jalan dinilai sudah sangat mengganggu arus lalu lintas.

"Jalan ini fungsinya untuk kepentingan lalu lintas. Jangan sampai digunakan selain itu. Saatnya sekarang kita fungsikan sebagaimana mestinya," tegas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra, Kamis (07/05/2026).

Sementara itu, Pemkot Malang sebenarnya sudah memasang banner pengumuman berukuran besar di lokasi. Aturan tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa jam operasional pedagang di sepanjang Jalan Zaenal Zakse hanya diperbolehkan mulai pukul 24.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Namun, meski sudah berkali-kali dilakukan penataan, pelanggaran terus terjadi karena rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat. Kali ini, pihak Dishub dan Diskopindag berjanji akan melakukan pengawasan yang lebih masif. Salah satu yang menjadi sorotan tajam adalah kebiasaan pembeli yang melakukan transaksi secara drive thru atau berbelanja tanpa turun dari kendaraan. "Pedagang maupun pembeli harus taat. Kalau sudah lewat pukul 6 pagi, tidak ada lagi aktivitas jual beli di jalan. Ini butuh kerja sama semua pihak. Kalau semua taat, lalu lintas akan lebih aman dan nyaman," pungkasnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…