SURABAYA PAGI, Blitar- Operasi Zebra Semeru yang digelar sejak 1 Nopember sampai 14 Nopember 2017 ribuan pelanggar telah ditlang oleh Satuan Polisi Lalulintas Polres Blitar.
Nenurut Kasat Lantas Polres Blitar AKP.Argya Satria Bhawana, jumlah pelanggar didominasi oleh pengendara roda dua dengan Jumlah 2252 pelanggar. Disusul mobil penumpang sebanyak 618 pelanggar, untuk mobil barang sejumlah 549.
“ Pelanggaran paling banyal adalah pengendara roa dua, 70 persenya tanpa memiliki SIM, untuk roda empat, baik mobil penumpang maupun mobil brang, sejumlah 1176 pelanggaran, selain tiak memiliki SIM, juga ada yang melakukan pelanggaran lainya,” ungkap AKP Argya di ruang kerjanya, Rabu (15/11).
Sementara sejak digelarnya operasi Zebra Semeru, angka kecelakaan menurun drastis, dibandingkan dengan tahun lalu.
“Memang Opras Zebra semeru 2017 kita kedepankan bersifat Kemanusiaan, yang artinya kita menekan kecelakaan di jalan raya, selain di lakukan penindakan juga kita melakukan persuasif terhadap pengendara motor maupun mobil dengan disertai memberi penerangan tentang berlalulintas, yang mencakup sopan santun di jalan raya, masalah rambu rambu,"papar AKP Argya, sambil memberi catatan hasil Oprasi Zebra Semeru 2017 kepaa sejumlah wartawan kemarin,
Sementara Kapolres Blitar AKBP Slamet Wloya SH.S.Ik menambahkan, dengan berakhinya Oprasi Zebra Semeru , pihaknya tetap melakukan oprasi secara berkala , di beberapa titik titik titik kerawanan.les
Editor : Mariana Setiawati