SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Guru sejarah diminta untuk ikut mengenalkan sejarah Lamongan dari masa ke masa, bahkan bila perlu pelajaran sejarah ditambah waktunya, agar pengenalan sejarah Lamongan bisa maksimal.
Hal itu disampaikan oleh bupati H Fadeli, saat menghadiri bedah buku sejarah Lamongan dari masa ke masa di Kantor Perpustakaan Daerah Kamis (16/11/2017).
Dikatakannya, pengenalan sejarah Lamongan dari masa ke masa sangat penting, agar generasi muda tahu dan bangga dengan kebesaran sejarah Lamongan. "Pelajar Lamongan harus tahu sejarah daerahnya dari masa ke masa," ungkapnya.
"Saya sudah membaca sepintas Buku Sejarah Lamongan Dari Masa Ke Masa. Buku ini menurut Saya dapat dijadikan referensi oleh guru sejarah di sekolah-sekolah seluruh Kabupaten Lamongan dalam pembelajaran terhadap siswa," ujar Fadeli.
Sementara Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Tony Tamtama Djati menyebutkan bahwa Buku Sejarah Lamongan Dari Masa Ke Masa ini telah selesai disusun pada tahun 2016. Namun baru sekarang dilakukan Bedah Buku, yang mendatangkan narasumber sekaligus Ketua Tim Penyusun dari Tim Unit Kajian Kebudayaan Jawa Timur (UK2JT) DR. Sarkawi B. Husain.
"Buku Sejarah Lamongan Dari Masa Ke Masa ini merupakan buku yang disusun oleh Pemkab Lamongan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya," jelas Tomy Tamtama.
Editor : Redaksi