Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penguat Sektor Ekonomi Berbasis Wisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Segoro Topeng Kaliwungu 2025 di Pantai Watu Pecak Lumajang.  SP/ LMJ
Kegiatan Segoro Topeng Kaliwungu 2025 di Pantai Watu Pecak Lumajang.  SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan tari kolosal Segoro Topeng Kaliwungu 2026 tidak hanya sebagai agenda seni budaya, namun juga menjadi penggerak ekonomi daerah berbasis wisata yang diarahkan pada penguatan manfaat ekonomi yang lebih luas, bukan sekadar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Sehingga mampu menghubungkan sektor pariwisata dengan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kegiatan budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan berbagai sektor usaha yang saling mendukung," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, jelas (07/06/2026).

Sementara itu, di sektor pariwisata memiliki daya ungkit yang besar karena melibatkan banyak pelaku usaha dan aktivitas ekonomi yang saling terhubung, mulai dari UMKM, transportasi lokal, penyedia akomodasi, pelaku ekonomi kreatif, hingga pemasok berbagai produk lokal dan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

"Pariwisata tidak bisa dipandang sebagai sektor yang berdiri sendiri. Di dalamnya terdapat keterkaitan dengan UMKM, ekonomi kreatif, transportasi, perdagangan, hingga berbagai usaha masyarakat yang saling mendukung," tuturnya

Dan setiap agenda pariwisata, termasuk Segoro Topeng Kaliwungu, tidak hanya ditujukan untuk menarik wisatawan, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor. Sedangkan untuk pengembangan pariwisata saat ini tidak lagi berfokus pada masing-masing destinasi secara terpisah, melainkan mendorong keterhubungan antarobjek wisata, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas.

Melalui pendekatan tersebut, Segoro Topeng Kaliwungu yang akan digelar pada 27-28 Juni 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang mampu memperkuat sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. lj-02/dsy

Berita Terbaru

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …