Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Tradisional di Kota Surabaya. SP/ SBY
Ilustrasi. Sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Tradisional di Kota Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp18.000 menjadi sorotan. Bahkan, sejumlah pedagang di Surabaya kini mulai mengeluhkan kondisi pasar yang sepi di tengah kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok seperti cabai dan bawang, sehingga membuat keuntungan pedagang semakin tipis hingga rawan rugi.

Diketahui saat ini, di Pasar Pucang Anom, Jumat (5/6), harga cabai rawit berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram, sedangkan cabai besar Rp55 ribu per kilogram. Sementara bawang merah menembus Rp60 ribu per kilogram dan bawang putih Rp30 ribu per kilogram. Akibat kenaikan kebutuhan pokok tersebut membuat jumlah pembeli yang datang ke pasar tradisional berkurang. 

"Apalagi sekarang juga banyak yang belanja online, makanya pengunjung pasar berkurang. Untungnya tipis sekali," jelas Rosida (51), salah satu pedagang sayur, Minggu (07/06/2026).

Lebih lanjut, Rosida mengaku tidak bisa memastikan penyebab sepinya pasar. Namun ia merasakan kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan naiknya harga sejumlah komoditas. "Waduh kapan untungnya. Rawan rugi juga kalau gak laku. Jadi berharap jangan naik terus harga bahan-bahan pokok," ujarnya.

Tak hanya bawang, harga cabai besar juga mengalami kenaikan sejak Lebaran. "Cabai besar sekarang Rp55 ribu sampai Rp65 ribu, naik sejak Lebaran. Kalau cabai rawit bisa sampai Rp70 ribu kalau barang kosong," tambahnya.

Selain itu, tepung juga mengalami kenaikan yakni dari sekitar Rp12 ribu ke Rp15 ribu. Sedangkan beras, gula, dan telur masih normal. Beras sekitar Rp15 ribu per kilogram, telur Rp26 ribu, dan gula Rp17 ribu. Tahu dan tempe juga masih dijual dengan harga normal, masing-masing Rp4-5 ribu. Meski demikian, para pedagang belum bisa memastikan apakah kondisi ini berkaitan langsung dengan menguatnya dolar AS atau faktor lainnya. Namun harga sejumlah kebutuhan pokok terus merangkak naik. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…