Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu budidaya apel di Kota Batu. SP/ BTU
Ilustrasi. Salah satu budidaya apel di Kota Batu. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah tersendiri bagi para petani apel di Kota Batu. Pasalnya, di musim sekarang ini membuat proses pembuahan tanaman apel yang menjadi ciri khas Kota Wisata Batu menjadi jauh lebih maksimal.

"Iya musim kemarau ini berdampak positif, karena pembungaannya sempurna. Jadi mudah dari bunga menjadi buah," ujar Rudy Mardiyanto, salah satu petani apel di Kota Batu, Minggu (07/06/2026).

Lebih lanjut, menurut Rudy, kondisi ini berbanding terbalik ketika memasuki musim penghujan. Tingginya intensitas hujan seringkali menjadi momok menakutkan karena menyebabkan bunga apel yang baru tumbuh mudah rontok sebelum sempat berkembang menjadi buah.

Selain memicu pembungaan yang sempurna, musim kemarau juga membuat kantong para petani lebih hemat. Rudy menyebut biaya operasional untuk pembelian obat-obatan pertanian atau pestisida mengalami penurunan drastis dibandingkan saat musim hujan, karena faktor kelembapan udara yang rendah selama musim kemarau.

"Iya, jelas berkurang banyak (untuk penggunaan obat-obatan). Bisa dibilang keberuntungan bagi petani apel kalau masuk musim kemarau," tuturnya.

Hal ini membuat pohon apel menjadi lebih tangguh dan jarang terserang penyakit tanaman. "Iya, (karena) faktor kelembapan tinggi saat musim penghujan biasanya menjadi penyebab tanaman apel sering terkena penyakit. Dengan tingkat kelembapan yang berkurang, membuat tanaman apel jadi lebih jarang terkena penyakit," jelas Rudy. bt-01/dsy

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis mempercepat pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan, saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengembalikan fungsi sungai sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kecamatan Asemrowo dan Kecamatan…

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.3/16871/436.1.1/2026 terkait sumbangan…

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga Juni 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Trenggalek mencatat capaian membanggakan dalam…